Sambang Duka Bhabinkamtibmas Desa Pule

Polres Trenggalek – Damilah salah satu warga ( Rt/43 ), ( Rw/21 ), dusun mbangunsari, desa Pule pada hari ini telah dipanggil yang kuasa atau meninggal dunia pada hari ini, Jum’at ( 23/8 ). Dari kejadian meninggalnya salah satu warga di desa binaanya, Bhabinkamtibmas Polsek Pule Polres Trenggalek Brigadir Candra sambang duka dilokasi rumah duka pada siang ini.

Dalam kegiatan sambang duka yang dilaksanakan, Bhabinkamtibmas Polsek Pule Polres Trenggalek Brigadir Candra mengatakan. Pihaknya akan mengantarkan jenazah ke pemakaman umum desa setempat dengan menggunakan mobil strada Polsek Pule. Hal itu seperti yang dikatakanya kemarin.

Selain mengantarkan jenazah menggunakan mobil strada Polsek, turut mengucapkan belasungkawa juga dikatakan kepada keluarga yang berduka di dusun mbangunsari, desa Pule. Kematian merupakan musibah dan setiap orang pasti akan mengalaminya. Hal itu dikatakan Bhabinkamtibmas Polsek Pule Brigadir Candra.

 

Brigadir Candra mengatakan, seseorang yang menemui ajalnya atau mati dianggap tidak masalah. Peritiwa itu adalah lazim terjadi, atau hal biasa, dan bahkan harus terjadi. Seseorang yang meninggal dunia dalam keadaan muslim dianggap tidak ada masalah yang perlu dikhawatirkan atau ditakutkan. Kematian itu baru melahirkan masalah, manakala seseorang tatkala meninggal dunia tersebut dalam keadaan tidak sebagai seorang yang beriman.

 

Seseorang yang meninggal dunia dalam keadaan beriman, maka dijanjikan oleh Allah akan ditempatkan pada tempat yang mulia. Peristiwa kematian hanya dimaknai sebatas berpindah tempat, yaitu dari kehidupan di dunia kemudian beralih ke alam kubur dan berlanjut ke alam yang lebih kekal, yaitu akherat. Bagi siapapun, yang beriman dan bertaqwa, dijanjikan oleh Allah akan mendapatkan kebahagiaan yang tidak terputus-putus apalagi jika tujuan utama pernikahan  sangat baik. Oleh karena itu, kematian tidak perlu dianggap menjadi sebuah persoalan.