Bangun Kedekatan Masyarakat dengan Menghadiri Kegiatan Keagamaan

Polres Trenggalek – Untuk memperingati Tahun Baru Hijriyah 1 Muharram 1441H dan Bersih Lingkungan, warga Dusun Soko Rt 13 Rw 06 Desa Sukowetan Kecamatan Karangan Kabupaten Trenggalek mengadakan kegiatan pengajian umum Tausiyah Akbar dalam rangka meningkatkan Ukhuwah Islamiyah keluarga besar Jama’ah Yaasin putra dan putri Musola “AL-ARIF” Dusun Soko Rt. 13 Rw. 06 Desa Sukowetan, Minggu (08/09/2019) pukul 20.00wib sampai dengan pukul 23.00wib.

Kegiatan yang berlangsung di Pertigaan Jl. Gang SMPN 3 Karangan tersebut dihadiri oleh; Kyai MIFTACHUDIN (Gus Miftah) selaku Mubaligh dari Kota Kediri, Ketua pelaksana/penyelenggara Sdr. Yusuf Spdi, Kades Sukowetan Sdr. Sururi, BKTM Sukowetan Brig Andi Setiawan, Babinsa Sukowetan Serma Untung, Tokoh Agama dan tokoh masyarakat Desa Sukowetan, Perangkat Desa Sukowetan, Ketua Rt/Rw 13/06 Desa Sukowetan Sdr. Irvan Ali, Takmir Mushola “Al-Arif” Sdr. Tomo, Jamaah Yaasin putra dan putri Mushola “Al-Arif” dan segenap keluarga besar Masyarakat lingkungan Rt. 13 Rw. 06 Dusun Soko Desa Sukowetan sekitar 500 orang.

Adapun susunan acara dalam giat pengajian  umum diawali dengan Pembukaan dan dilanjutkan dengan Pembacaan ayat suci Al Quran kalam wahyu ilahi oleh santri Sdr. Arif.
Selanjutnya pemberian santunan kepada 15 anak yatim Desa Sukowetan dan di sambung dengan sambutan dari ketua panitia Sdr. Yusuf S.Pdi, Sambutan Kepala Desa Sukowetan Sdr. Sururi dan di sambung oleh Bhabinkamtibmas Desa Sukowetan Brigadir Andi.

“Dengan diadakannya Pengajian Umum ini,  Bapak dan Ibu sekalian diharapkan tidak hanya sekedar datang dan mendengarkan tausiyah saja, tetapi lebih dari itu bagaimana kita bisa menerapkan tuntunan agama dalam kehidupan sehari-hari sehingga dapat menghindari segala tingkah laku yang bertentangan maupun dilarang oleh agama maupun negara sehingga dalam kehidupan bermasyarakat dapat saling guyup rukun bersama-sama menjaga Keamanan dan Ketertiban dalam bermasyarakat,” jelas Brigadir Andi.

Selesai Bhabinkamtibmas memberikan sambutan, tibalah pada acara inti yaitu Muhdotul Hasanah oleh Gus Miftah dari Kediri.

Dalam tausiyahnya Gus Miftah menyampaikan bahwa, “Dengan memperingati hari besar islam (Asyuro) kita dapat mengambil pelajaran dari perjuangan para nabi terdahulu dengan tujuan aqidah Islamiyah dan menyambut sesuai dengan tuntunan Rasulullah agar senantiasa berada dalam bimbinganya dengan 3 jalan yang utama yaitu puasa sunah pada hari asyuro atau tanggal 10 muharam, mengerjakan puasa tasua atau puasa sunah hari kesembilan di bulan muharam dan perbanyaklah sedekah,” terang Gus Miftah.

Masih dalam tausiyahnya Gus Miftah menambahkan bahwa sesama muslim bersaudara, sehingga harus saling menghargai dan saling mencintai, walaupun berbeda pandangan, berbeda mahzab, sesama muslim tetaplah bersaudara. mari saling menghormati dan menghargai untuk menciptakan kerukunan antar warga.