Ngobrol Pintar Dalam Arisan Rutin Antar Kades

Polres Trenggalek – Ngumpul Badranoyo, kata yang diambil dalam pewayangan dengan adanya Kyai lurah semar badranoyo yang merupakan seorang penasihat sekaligus pengasuh para ksatria. Selain itu, karakter Semar ini merupakan tokoh dengan karakter yang sederhana, jujur, tulus, berpengetahuan, cerdas, cerdik, juga memiliki mata batin yang begitu tajam dalam menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat diambil dalam kegiatan arisan rutin diikuti para Kades se-Kecamatan Pule dengan mengundang unsur Muspika Termasuk Polsek Pule Polres Trenggalek dihadiri Iptu Agustyo Waka Polsek Pule pada hari ini. Rabu, 11 September 2019.

Dalam kegiatan yang dilaksanakan di Rumah Kades Pule, Purwadi, dusun depok, Desa Pule.

Dari hasil informasi yang didapat, dalam kegiatan arisan rutin dilaksanakan pihak Muspika memperkenalkan diri adanya Camat Pule baru Kiky. ” Perkenalan pak camat dan Komandan Koramil Kapten Infanteri Panut, saya tidak terlalu lama menyampaikan sambutan,” ucap Waka Polsek Pule Polres Trenggalek dari lokasi arisan kemarin.

Cuma dalam kegiatan arisan rutin Kades Pule, Iptu Agustyo menyinggung sedikit terkait aspek hukum dalam pengelolaan Dana Desa, adanya aturan menurut Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang desa, memberikan pengakuan yang lebih otonom bagi desa oleh pemerintah pusat. Banyak kewenangan yang diberikan kepada desa terutama kewenangan otonomi khusus untuk pengelolaan keuangan desa, dengan tambahan sumber pendapatan yang berasal dari APBN perlu adanya pengelolaan keuangan desa yang bagus dan maksimal agar masyarakat desa bisa lebih sejahtera dan makmur sejajar dengan masyarakat kota.

Pelaksanaan pengelolaan keuangan desa yang baik secara hukum adalah dilaksanakan dengan berpedoman sesuai dengan peraturan yang berlaku mulai tahap perencanaan sampai yang terakhir yaitu pertanggungjawaban pengelolaan keuangan desa. Pengelolaan keuangan desa telah diatur sedemikian rupa dalam peraturan perundang-undangan.

Sehingga para pengelola keuangan desa harus dapat mencerna apa saja yang menjadi tugasnya masing-masing agar program program desa dapat terlaksana. Kewenangan yang melekat pada pengelola keuangan harus dipahami secara matang agar tidak tidak terjadi penyimpangan karena ketidaksengajaan dan ketidaktahuan.