Kapolres Trenggalek Resmikan Jalan AKP Roestamadji

Polres Trenggalek – Kepala Kepolisian Resort Trenggalek AKBP Didit Bambang Wibowo S, S.I.K., M.H., meresmikan nama salah satu jalan di Desa Nglebo Kecamatan Suruh Kabupaten Trenggalek. Jalan yang diberi nama AKP Roestamadji tersebut merupakan salah satu jalan baru yang berada diseputaran area Wisata Tebing Linggo (WTL). Rabu (18/09).

Peresmian Jalan AKP Roestamadji tersebut ditandai dengan pengguntingan pita oleh AKBP Didit disaksikan oleh pejabat utama Polres Trenggalek, Kepala desa dan perangkat, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda setempat serta Pokdarwis WTL, dilanjutkan pemasangan tiang lengkap dengan nama jalan.

Dalam sambutannya, AKBP Didit mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mengabadikan AKP Roestamadji sebagai nama jalan di desa tersebut.

“AKP Roestamadji adalah Kapolres pertama di Trenggalek. Peran dan jasanya dalam membangun dan membesarkan Kepolisian sangat besar. Polres Trenggalek tidak akan bisa seperti sekarang ini tanpa beliau” Ungkap AKBP Didit

AKBP Didit menambahkan, bangsa yang besar tidak boleh lupa akan sejarahnya seperti yang pernah disampaikan oleh founding father Indonesia Ir. Soekarno, `Jasmerah` jangan sekali-kali meninggalkan sejarah dimana AKP Roestamadji merupakan satu dari sekian banyak orang yang kiprahnya tercatat dalam sejarah Kabupaten Trenggalek.

“Ini adalah wujud penghargaan terhadap jasa-jasa beliau.” Imbuhnya.

Pihaknya berharap dengan pemberian nama jalan tersebut akan membawa dampak positif bagi kemajuan wisata alam WTL dan semakin banyak pengunjung yang tentunya akan berdampak pula pada meningkatnya roda ekonomi masyarakat desa Nglebo.

Usai acara seremonial, AKBP Didit bersama tamu yang hadir berkenan meninjau jalan tersebut dan dilanjutkan dengan syukuran bersama.

Sebagai informasi, berdasarkan buku sejarah Trenggalek yang diterbitkan tahun 1982 dan buku Selayang Pandang Sejarah Trenggalek yang ditulis oleh Abdul hamid Wilis tahun 2016, selain sebagai Kapolres Trenggalek pertama, nama AKP Roestamadji beberapa kali disebut. Mulai dari penyerbuan tangsi polisi tahun 1948 karena menolak membebaskan seorang perampok yang meresahkan hingga perannya menjadi saksi penyerahan pemerintahan dari Belanda kepada perwakilan RI di Trenggalek tahun 1949.

Selama menjabat sebagai Kapolres pada masa itu, AKP Roestamadji telah banyak membuat berbagai terobosan dan inovasi diantaranya adalah membentuk grup band Kepolisian dengan nama POB dan mendirikan sekolah taman kanak (STK) Bhayangkari tahun 1958  yang masih ada hingga kini.

AKP R. Roestamadji mengakhiri masa jabatannya sebagai Kapolres Trenggalek tahun 1960 dan purna tugas tahun 1978. AKP R. Roestamdji wafat pada tanggal 11 Agustus 1990 dan dikebumikan di komplek pemakaman Setono Gedong Trenggalek dengan meninggalkan sejuta prestasi dan beribu kenangan yang akan terus tercatat dalam sejarah Polres Trenggalek.