Cegah Karhutla, Wakapolsek Dongko Ajak Patroli ke Kawasan Hutan Pinus

Polres Trenggalek – Wakil Kepala Kepolisian Sektor (Wakapolsek) Dongko Polres Trenggalek Ipda Susila Basuki bersama anggota dalam rangka melaksanakan patroli guna memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) sekaligus mengantisipasi timbulnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dikawasan hutan pinus RPH Sumberbening masuk wilayah perbatasan Desa Dongko dan Ngerdani. Rabu (9/10)

Sewaktu ditemui Ipda Susila Basuki mengatakan, musim kemarau panjang saat ini menyebabkan kawasan hutan dan lahan rentan terjadi kebakaran. Maka dari itu kami ajak anggota untuk terus intensifkan pelaksanaan patroli  ke kawasan hutan dan lahan diwilayah hukum.

“Guna mengantisipasi agar tidak kecolongan akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), maka kami ajak anggota intensifkan melaksanakan tugas patroli ke kawasan hutan pinus mercusi diwilayah hukum,” kata Ipda Susila Basuki.

Hal tersebut sesuai dengan visi, misi Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Trenggalek baru yakni AKBP jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H.

Beliau sejak awal menjabat sebagai Kapolres Trenggalek di akhir bulan September yang lalu sudah menaruh perhatian serius terkait karhutla di Kabupaten Trenggalek.

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya pada Senin (7/10).
Bahwasanya Kapolres Trenggalek AKBP Jean Calvijn juga sudah turun langsung mengecek kondisi kawasan hutan Trenggalek.Tak hanya itu, bersama beberapa anggota memasang papan himbauan dipinggir kawasan hutan. Pihaknya juga berbincang dengan masyarakat yang berdomisili di dekat kawasan hutan dan mengimbau agar waspada dan berhati-hati serta tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran hutan dan lahan.

“Sudah kita intruksikan kepada seluruh Kapolsek jajaran agar pro aktif turun langsung kelapangan melakukan pencegahan Karhutla di seluruh kawasan hutan yang ada di Kabupaten Trenggalek. Dan itu wajib dilaporkan setiap hari.” Ujar AKBP Jean Calvijn Simanjuntak saat dikonfirmasi tim redaksi di Mapolres Trenggalek.

AKBP Jean Calvijn menuturkan, dalam prosesnya, pengawasan dan pengendalian hutan baik Polres maupun Polsek jajaran melibatkan instansi terkait seperti Perhutani, Dinas kehutanan maupun dari TNI, Muspika hingga perangkat desa.

“Kita berdayakan human resorces yang kita miliki mencegah terjadinya Karhutla. Patroli kawasan hutan bersama perhutani, kemudian Bhabikamtibmas turun kedesa-desa memberikan sosialisasi dan edukasi serta memasang papan imbauan dikawasan hutan.” Imbuhnya

Beberapa kendala yang ditemui diantaranya adalah lokasi kawasan hutan yang cukup jauh dan sulit dijangkau sehingga jika terjadi kebakaran hanya bisa dilakukan pemadaman secara manual mengingat kendaraan PMK tidak memungkinkan masuk kelokasi.

“Kita utamakan pencegahan namun jika sampai terjadi kebakaran maka kita  upayakan melakukan pemadaman bersama instasi terkait dan masyarakat sekitar agar tidak meluas.” Jelas AKBP Jean Calvijn.

Pihaknya meminta kepada masyarakat apabila mengetahui adanya kebakaran hutan agar sesegera mungkin menghubungi Polsek atau Bhabinkamtibmas setempat untuk segera diambil langkah-langkah penanganan, tukasnya.