Gelar Latihan Selam, Kapolres Trenggalek: Amankan Pesisir dan Dorong Wisata Bawah Air

Polres Trenggalek – Sejumlah anggota Kepolisian dari Polres Trenggalek mengikuti pelatihan dasar selam olahraga dan sertivikasi brevet selam bagi anggota Polres Trenggalek. Pelatihan ini digelar di pantai Mutiara watulimo yang sudah terkenal dengan pantai yang landai dan keindahan bawah launt yang menawan.

Dikonfirmasi terpisah Kapolres Trenggalek AKBP Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H. menjelaskan, Kabupaten Trenggalek merupakan wilayah pesisir yang berbatasan langsung dengan laut. Dari 14 kecamatan, 3 diantaranya merupakan area pantai diantaranya Watulimo, Panggul dan Munjungan. Rabu (9/10).

Dengan wilayah pesisir ini tentu membutuhkan kompetensi yang lebih khususnya dibidang kelautan seperti menyelam sementar di Trenggalek hanya mengandalkan petugas dari Pos Polairud dan Pos TNI AL yang terkonsentrasi di pantai Prigi Watulimo.

“Itu sebabnya kami bekerjasama dengan Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Kabupaten Trenggalek menggelar pelatihan sekaligus sertifikasi brevet selam bagi anggota Polres Trenggalek” Ungkap AKBP Jean Calvijn.

Masih kata AKBP Jean Calvijn, jam dan materi pelatihan yang diberikan juga mengikuti aturan dan regulasi yang ada sehingga bagi anggota yang dinyatakan lulus memang benar-benar sudah menguasai materi yang diberikan dan berhak mendapatkan brevet.

“Ini adalah kali pertama di Trenggalek bahkan mungkin Jawa Timur” Jelas AKBP Jean Calvijn

“Total ada 20 anggota yang mengikuti pelatihan ini. Untuk tenaga instruktur langsung dari POSSI. Ada 3 orang kemudian ditambah pendampingi dari Urlat Polres Trenggalek.” Imbuhnya.

Pihaknya menegaskan, peserta yang terlibat diutamakan merupakan anggota yang memang sudah memiliki kemampuan dasar baik water rescue atau pernah berdinas di satuan Polairud sehingga materi yang diberikan bersifat merefresh kembali apa yang sudah pernah diterima sebelumnya.

AKBP Jean Calvijn mengatakan pelatihan ini bermanfaat untuk mendorong munculnya atlit-atlit selam berbakat dari Kabupaten Trenggalek. Pada aspek yang lain, juga berfungsi untuk mendukung dan meningkatkan animo wisatawan untuk berkunjung ke pesisir Trenggalek khususnya wisata bawah air di Trenggalek.

“Kedepan, tujuannya memang mengarah kesana (wisata bawah air).” Tutur AKBP Jean Calvijn.

Sementara itu, Ipda Suyono, S.H. yang bertindak sebagai tenaga instruktur pendamping mengatakan, dalam pelatihan ini, pihaknya dibantu 3 pelatih dari yakni, Ervan, Suwasis dan Slamet yang juga merupakan atlit selam.

“Materi pertama pengenalan alat-alat selam Buoyancy Control Device (BCD), Regulator, Dept pressure gauge watch, Masker fins snorkel, Tangki scuba dan lain-lain. Kemudian dilanjutkan dengan tehnik dasar menyelam” Ujar Ipda Suyono

Menurut Ipda Suyono, ada beberapa tahapan yang nantinya akan diberikan dan diakhir masa pelatihan diharapkan, seluruh peserta sudah bener-benar memiliki kemampuan menyelam dengan baik.