Nobar Film Hanya Manusia

Tidak ada komentar 86 views

Polres Trenggalek – Iptu Suraji, S. H., M. H., Kopolsek pule polres Trenggalek bersama anggotanya Aiptu Yanik Kanit Intel dan Bripka Saiful Kasi Humas nonton bareng film “hanya manusia” yang juga diikuti Kapolres Trenggalek, Forkopimda, Pelajar dan juga Netizen di gedung bioskop News Star Cineplex yang berada di Kelurahan Tamanan Trenggalek tepatnya jalan raya Ponorogo-Trenggalek, pada sore kemarin. Kamis ( 7/11 ).

Film yang penuh inspiratif dalam pengungkapan kasus diperankan oleh tokoh dalam film adanya Iptu Risa anggota, Iptu Aryo anggota dan AKP Angga kanit PPA yang kesemuanya merupakan satu unit di perlindungan perempuan dan anak di Polres metrojaya dalam upaya menggagalkan perdagangan perempuan lintas negara bersama-sama fungsi lainya saat akan diberangkatkan.

Hasil pantauan dari pemutaran film hanya manusia dari personel Polsek Pule Polres Trenggalek, hasil temuan sekecil apapuan terkait kasus yang diungkap akan mendukung dalam pengungkapan kasus untuk lebih sempurna. Seperti diceritakan dalam film adanya kasus penculikan anak yang dialami salah satu cucu kakek harus hilang setelah pulang dari sekolah.

 

Pengembangan kasus berawal dari setiap kejadian dan bukti foto korban adanya tato yang mirip dan mengarah kepada tokoh dengan peran Jamal, akan tetapi penemuan bukti ini dibantah oleh kanit PPA karena Jamal merupakan informan polisi yang tidak meyakini dia melakukan kejahatan pidana. Hal itu seperti yang dikatakan personel Polsek Pule Polres Trenggalek saat ikut menonton Film hanya manusia.

 

Penyelidikan terus dilakukan kepada Billy pemilik mobil brong dan modifikasi yang diawali dari keterangan pemilik service dan modifikasi yang memberikan informasi pemilik mobil brong dengan variasi dibelakang gambar daun ganja adanya Billy.
Akhirnya Iptu Risa dan Iptu Aryo bergerak kesasaran pertama akan tetapi belum sampai dirumah yang dimaksud Billy ketemu dan terjadi saling kejar-kejaran yang berakhir sasaran meninggal karena upaya nodwer tidak ada pilihan kecuali melakukan penembakan kepada Billy.

Bang Vito pemilik Club malam yang juga teman dari obyek penyelidikan pelaku Jamal, mengatakan Jamal sering berkunjung ke restoran Naga. Penyelidikanpun dimulai, dan anggota PPA mengintrograsi pemilik restoran naga yang diperankan dengan aksinya yang juga mengundang tawa penonton. Karena tidak mau perkara perdagangan perempuan dan anak diungkap Polisi, Jamal mengirim anak buahnya untuk melakukan penculikan kepada adik Iptu Risa.

Menurut keterangan personel Polsek Pule Polres Trenggalek film Hanya Manusia dalam adegan terakhir adanya pemberangkatan sejumlah wanita termasuk anak sekolah yang dicari, adik Iptu Risa yang akan diberangkatkan dari pelabuhan menggunakan kapal tongkang. Namun upaya perdagangan perempuan lintas negara ini berhasil digagalkan dengan membawa otak perdagangan manusia yang tidak lain pemilik restoran naga. Jamal dan kelompoknya tewas dalam baku tembak di pelabuhan.

” Ya, Cukup inspiratif saat menonton film hanya manusia, jangan underistimet apabila mendapatkan bukti sekecil apapun terkait kasus yang ditangani,” ucap personel Polsek Pule Polres Trenggalek dari lokasi nobar.