Patroli Sasar Warung Obat dan Jamu

Tidak ada komentar 62 views

Polres Trenggalek – ” Jangan turuti apabila ada orang membeli obat yang perlu adanya resep maupun pengawasan dokter yang berwenang,” penyampaian KSPK Polsek Pule Polres Trenggalek Aiptu Joko saat berdialogis di toko obat dan jamu di jalan raya Pule tepatnya di area seputaran ruko pasar Pule pada Kamis ( 7/11 ). Hal tersebut disampaikan kepada pelayan agar tidak terjadinya pasian atau warga yang over dosis karena obat tertentu, dengan dilakukanya kegiatan dialogis dalam upaya pencegahan kejadian tidak terjadi di wilayah Pule.

 

Beberapa waktu yang lalu menurut penyampaian Aiptu Joko KSPK Polsek Pule Polres Trenggalek, munculnya beberapa kasus yang mencuat di dunia kesehatan. Kasus tersebut antara lain adanya malterapi (kesalahan pemberian terapi) oleh tenaga kesehatan bukan dokter dengan memberikan obat tidak sesuai dosis dan anjuran di mana efek samping obat tersebut dapat memberikan komplikasi yang tidak baik untuk diri pasien. Kasus lain yaitu ketika seorang pejabat di suatu provinsi membentak dengan kasar tenaga kesehatan karena kedapatan tertidur saat jam dinas malam.

 

Terlepas dari pro dan kontra dalam setiap kasus yang ada, perlu diperhatikan bahwa tenaga kesehatan dalam melakukan pekerjaannya memerlukan ketelitian yang tinggi. Kelengahan atau kelalaian terutama dalam suatu tindakan obat yang dipasarkan tanpa adanya resep dokter akan berdampak kepada keselamatan konsumenya.

 

Selain penggunaan obat berbahaya, dalam dunia medis salah satu yang harus diperhatikan adalah tatacara pemberian obat khususnya obat yang bersifat injeksi (masuk langsung ke dalam aliran darah). Obat suntik ketika sudah diinjeksikan dan masuk ke dalam sirkulasi darah, maka mustahil untuk menariknya kembali sehingga jika pemberiannya tidak tepat justru akan berbahaya bagi pasien. ” Berbeda dengan obat minum (oral) yang mungkin saja masih bisa dimuntahkan untuk mencegah efek samping berbahaya, ” kata KSPK Aiptu Joko merujuk keterangan yang didapat dari sumber terpercaya.