Warga Desa Jajar Digemparkan Kejadian Orang Meninggal Dunia Diduga Terbakar Saat Membakar Sampah

Polres Trenggalek – Kapolsek Gandusari Polres Trenggalek AKP Rogadi SH, bersama Kasat Reskrim Polres Trenggalek AKP Sumi Andana SH, M. HUM, dan anggota. Kemudian unsur Muspika Gandusari serta petugas Kesehatan/ tim medis dari Puskesmas Gandusari, telah mendatangi TKP kejadian yang menggemparkan warga Desa Jajar yaitu seorang laki laki, 71 th (saudara Warjini) meninggal dunia diduga karena terbakar pada saat membakar sampah di pekarangan miliknya, rt 15 Rw.04 Desa Jajar, Kecamatan Gandusari, Trenggalek, jum’at (08/11/2019)

Kronologi/ awalnya kejadian, pada hari Jum’at tanggal 8 Nopember 2019 sekira pukul 13.30 Wib korban saudara Warjini lk, 71 th, alamat Rt.15 Rw.04 Dusun Krajan, Desa Jajar, diketahui oleh saksi saudara Joko Siswanto, lk, 36 th, ia (saudara Warjini) memadamkan api dilahan milik saudara Saji masuk Dusun Krajan RT. 15/04 Desa Jajar Kec. Gandusari, Trenggalek.

Karena api semakin membesar akhirnya saksi Joko Siswanto, bersama saksi Zaenal dan saksi Totok berusaha untuk membantu memadamkan api di seputaran rumahnya supaya api tidak membesar dan merembet ke pemukiman.

Selanjutnya karena tertiup angin kencang api semakin membesar kearah atas tepatnya di lahan milik saudara Saji, kemudian saksi Joko Siswanto mengetahui korban naik ke lahan atas tersebut untuk mengawasi sambil memadamkan api dengan cara memukul mukul api menggunakan dedaunan supaya api tidak merembet, karena api semakin besar dan tidak mungkin untuk dipadamkan dengan menggunakan peralatan manual akhirnya saksi Joko Siswanto menghubungi kepala desa Jajar, tidak lama kemudian kepala Desa Jajar, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan warga yang lain datang dilokasi kebakaran.

Sesampai dilokasi Kepala desa Jajar, Babinsa, Bhabinkamtibmas serta di bantu oleh warga masyarakat berusaha membantu memadamkan api tersebut dengan menggunakan alat seadanya, akhirnya sekira pukul 14.45 Wib api berhasil dipadamkan.

Kemudian setelah api berhasil dipadamkan saksi saudara Yoyok dan saudara Nurkolis menuju kelokasi atas di lahan milik saudara Saji untuk memastikan apakah api tersebut benar benar sudah padam, kemudian saksi Yoyok dan Nurkolis mengetahui bahwa saudara Warjini (korban) sudah dalam keadaan terbakar dengan posisi terlentang.

Selanjutnya saksi Yoyok dan Nurkolis berteriak teriak minta bantuan kepada warga yang ada dibawah kemudian warga, Kepala Desa Jajar, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Jajar datang ke lokasi kejadian dan memeriksa korban ternyata dalam keadaan meninggal dunia, maka dengan kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Gandusari.

Pukul 15.30 Wib petugas Polsek Gandusari beserta Petugas Puskesmas Gandusari datang di TKP dan memberikan pertolongan dan memeriksa terhadap korban.

Hasil pemeriksaan medis babwa korban tidak ditemukan tanda tanda kekerasan pada tubuh korban. Diagnosa Combusio/ luka bakar 70%, dan posisi kaku, ekstremitas (alat gerak) kanan dan kiri.

Sebab sebab Kematian Korban adalah korban meninggal dunia disebabkan kekurangan Oksigen (O2) serta keracunan Gas Carbonmonoksida (CO). Luka bakar diseluruh tubuh, melepuh disekujur tubuh kecuali bagian kepala, wajah, genetalia dan perut.

Kapolsek Gandusari AKP Rohadi SH, mengatakan “Kesimpulan hasil penyelidikan petugas Kepolisian pada kejadian ini tidak terdapat unsur pidana pada kematian korban dan murni musibah, dengan fakta bahwa tidak ditemukan tanda tanda bekas kekerasan (dikuatkan dengan keterangan medis Puskesmas Gandusari). Berdasarkan hasil pemeriksaan medis tanda tanda kematian pada fisik korban, diduga kuat korban kekurangan Oksigen (O2) dan menghirup/keracunan asap/ Gas CO (carbonmonoksida) sehingga korban jatuh pingsan dan terbakar” Ungkap AKP Rohadi Kapolsek Gandusari.