Pengamanan Ketat Masih Diberlakukan di Mapolres Trenggalek

Polres Trenggalek – Pengamanan ketat masih diberlakukan di Mapolres Trenggalek. Pengamanan ini dilakukan paska terjadinya insiden peledakan yang diduga kuat dilakukan oleh pelaku bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan beberapa hari yang lalu.

Kapolres Trenggalek AKBP Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.k., M.H saat dikonfirmasi oleh tim redaksi membenarkan hal tersebut.

“Iya benar. Pada dasarnya pengamanan Mako atau yang disebut dengan Sispammako merupakan Protap yang wajib dilakukan oleh masing-masing kesatuan. Jadi tidak ada pembatasan waktu, hanya saja karena ada insiden di Medan itu menjadikan petugas harus meningkatkan kewaspadaan khususnya pengamanan Mako.” Jelas AKBP Jean Calvijn

Sesuai dengan SOP, didepan pintu gerbang ditempatkan personel dari Satsabhara berjumlah minimal 2 orang didampingi oleh satu orang petugas Provos. Jika ada pengunjung yang masuk maka satu orang bertugas memeriksa barang bawaan maupun kendaraan dan sisanya melakukan pengawasan dan perlindungan terhadap petugas lainnya. Metode ini banyak dikenal dengan sebutan Buddy System

Lebih lanjut orang nomor satu di jajaran Polres Trenggalek ini menegaskan bahwa pengetatan pengamaman tidak sampai mengganggu aktivitas pelayanan Kepolisian. semuanya berjalan normal seperti biasanya.

“Di Polres Trenggalek terdapat beberapa spot pelayanan yang menjadi jujukan warga seperti Satpas SIM, kemudian SKCK yang kebetulan cukup ramai karena dibuka pendaftaran CPNS, SPKT yang berada di depan dan pelayanan dari unit Reskrim.” Ujar AKBP Jean Calvijn

“Titik-titik ini juga menjadi konsentrasi kami untuk dilakukan pengamanan.” Imbuhnya

Masih kata AKBP Jean Calvijn, dalam prosesnya petugas pengamanan Mako tetap mengedepankan sikap humanis tanpa mengurangi ketegasan dan kewibawaan sebagai anggota Polri.

“Wajib dahulukan 3S, Senyum, Sapa dan Salam.” Pungkasnya