PTSL Program Perioritaskan Pemilik Hak Tanah

Polres Trenggalek – ” Masyarakat agar menepis adanya isu-isu yang mencoba memanfaatkan kesempatan dengan adanya program PTSL, program pemerintah ini merupakan kesempatan yang sangat baik, mari dimanfaatkan dengan sebaik baiknya,” isi penyampaian dari kegiatan Penyuluhan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tahun 2020 oleh BPN kabupaten Trenggalek dari pihak kepolisian di balai desa Tanggaran, pada Kamis ( 23/1 ).

Ajakan secara bersama sama mendukung memanfaatkan program PTSL dari pemerintah, dan apabila ada yang ingin dikonsultasikan tentang permasalahan hukum bisa datang ke Kejaksaan Negeri Trenggalek maupun pihak kepolisian yang turut menjadi satgas Yuridis dalam program tersebut.

Menurut keterngan personel Polsek Pule Polres Trenggalek dalam kegiatan tersebut. PTSL adalah proses pendaftaran tanah untuk pertama kali, yang dilakukan secara serentak dan meliputi semua obyek pendaftaran tanah yang belum didaftarkan di dalam suatu wilayah desa atau kelurahan atau nama lainnya yang setingkat dengan itu. Melalui program ini, pemerintah memberikan jaminan kepastian hukum atau hak atas tanah yang dimiliki masyarakat.

 

Metode PTSL ini merupakan inovasi pemerintah melalui Kementerian ATR/BPN untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat: sandang, pangan, dan papan. Program tersebut dituangkan dalam Peraturan Menteri No 12 tahun 2017 tentang PTSL dan Instruksi Presiden No 2 tahun 2018. Hal itu dikatakan personel Polsek Pule Polres Trenggalek saat memonitor kegiatan.

 

PTSL yang populer dengan istilah sertipikasi tanah ini merupakan wujud pelaksanaan kewajiban pemerintah untuk menjamin kepastian dan perlindungan hukum atas kepemilikan tanah masyarakat. Selain itu nantinya masyarakat yang telah mendapatkan sertipkat dapat menjadikan  sertipikat tesebut sebagai modal pendampingan usaha yang berdaya dan berhasil guna bagi peningkatan kesejahteraan hidupnya.