Kanit Sabhara Ipda Suwito Bersama Team Sinergi Tanggap Bencana

Polres Trenggalek – Penguatan kesiap siagaan bukannya berarti berharap musibah datang namun sebagai bentuk persiapan lebih awal dalam mengantisipasi bila terjadi bencana alam Polsek Munjungan Polres Trenggalek bersama jajaran tiga pilar tidak kelabakan. Potensi bencana jika dipandang dari letak geografis kondisi wilayah yang didominasi dataran tinggi berdasarkan perkiraan cuaca dari badan metereologi klimatologi dan geofisika  daerah pesisir selatan Kabupaten Trenggalek termasuk dalam peta rawan bencana alam baik banjir bandang, tanah longsor maupun tsunami.

Kamis 13/2, Kapolsek Munjungan Polres Trenggalek selaku penanggung jawab keamanan wilayah bersama lintas sektoral tiga pilar memutuskan untuk Posko Bencana di Balai Desa Tawing dengan pertimbangan desa rawan banjir. Selaku ketua team tanggap becana Polsek Munjungan Polres Trenggalek Ipda Suwito yang memegang jabatan fungsi sebagai kanit sabhara telah mempersiapkan perangkat posko bencana yang di standbykan di kantor Desa Tawing.

Krisnowo,SE kepala desa setempat  ketika dikonfirmasi membenarkan bawasanya wilayah desa yang ia pimpin merupakan pertemuan daerah aliran sungai dari wilayah timur terdiri dari dua desa dan wilayah utara  sebanyak tiga desa besar sehingga ketika saat musim hujan lebat,  pusaran terkumpulnya derasnya air pasti tertumpu di kawasan Desa Tawing.

Kapolsek Munjungan Polres Trenggalek melalui Ipda Suwito kanit sabhara menyampiakan “Unit tanggap bencana tiga pilar Polsek Munjungan yang telah siaga ini kedepannya selalu bekerjasama dengan jajaran para perangkat desa maupun organisasi sosial masyarakat yang ada di wilayah, sehingga bila diperlukan akan terkordinir dengan mudah dan baik”. (Red/is)