Tindaklanjuti Laporan Warga, AKP Tri Basuki : Bentuk Quick Respon sesuai Diskresi Kepolisian

Polres Trenggalek – Siang ini wilayah Kecamatan Dongko di guyur hujan bercampur angin berhembus kencang. Bertepatan dengan hal itu ada warga masyarakat yang laporan ke penjagaan Polsek Dongko Polres Trenggalek karena terdapat tiang listrik perusahaan listrik negara (PLN) ambruk juga kabel saluran tegangan ekstra tinggi jatuh ke tengah jalan dekat jembatan tepatnya di km 27 masuk Desa/Kecamatan Dongko Trenggalek.

Mendapati laporan warga tersebut, Kapolsek Dongko Polres Trenggalek AKP Tri Basuki,S.H., langsung bergerak cepat atau istilah kekinian (gercep) bersama anggota untuk mengecek kondisi terkini di lapangan.

Setelah mengetahui kondisi sebenarnya di lapangan, kemudian Kapolsek Dongko Polres Trenggalek AKP Tri Basuki menghubungi petugas PLN guna memberikan informasi lanjutan kepada petugas yang berwenang.

Dan untuk memberikan pelayanan kepada para pengguna jalan personel Polsek Dongko Polres Trenggalek melakukan pengaturan arus kendaraan. Tak hanya itu Kapolsek Dongko Polres Trenggalek AKP Tri Basuki ikut turun tangan bersama warga guna mengevakuasi kabel sutet tersebut dengan mengangkatnya ke tepian jalan.

Ditemui, Kapolsek Dongko Polres Trenggalek AKP Tri Basuki mengatakan, tadi sewaktu kami di mako dikejutkan dengan laporan warga terkait robohnya tiang listrik PLN dan kabel sutetnya melintang ke area jalan raya.

“Tadi ada laporan oleh warga terkait robohnya tiang listrik PLN dan kabel sutetnya melintang ke area jalan raya,” kata Tri Basuki.

Kemudian kami langsung  bergegas untuk mengecek bagaimana kondisi sebenarnya di lapangan, dan kami sebagai petugas kepolisian berhak bertindak apabila hal itu sangat membahayakan keselamatan sesuai dengan penilaian atau diskresi Kepolisian.

“Hal tersebut merupakan bentuk quick respon kami sesuai diskresi Kepolisian, ketika mendapati laporan warga yang mana disana sangat menimbulkan kerawanan juga membahayakan keselamatan,” jelas AKP Tri Basuki.

Semoga atas gerak cepat ini bisa dirasakan oleh masyarakat dengan harapan dapat bernilai ibadah, pungkasnya.