Cegah Korban Uang Palsu, Sampaikan Pesan Saat Dialogis

Polres Trenggalek – Aiptu Marjani dan Aipda Wahyudi melaksanakan kegiatan dialogis dengan pedagang bakso yang ada di Pule pada malam tadi. Minggu ( 16/2 ), kegiatan tersebut dilakukan dalam kegiatan patroli. Menyampaikan pesan kepada warga terkait kewaspadaan terhadap kejadian yang mungkin saja bisa timbul selalu disampaikan dalam mengantisipasi kejadian agar tidak muncul.

” Ya, seperti saat ini kita sampaika pesan -pesan Kamtibmas kepada warga, dengan kegiatan dialogis ringan sambil menikmati makanan bakso,” ucap KSPK Polsek Pule Polres Trenggalek di lokasi dialogis.

Dalam kegiatan dialogis yang dilakukan, Aiptu Marjani mengatakan agar masyarakat waspada terhadap pelaku penyebaran uang palsu. Hal itu dikatakanya mengingat penjual bakso merupakan tempat transaksi keuangan meskipun jumlahnya tidak sampaj jutaan. Akan tetapi meskipun dalam transaksi jumlah kecil apabila sampai kena modus uang palsu akan terasa bagi mereka.

KSPK A Polsek Pule Polres Trenggalek mengatakan, uang Rupiah kertas dan logam juga dapat Anda kenali keasliannya dengan cara meraba permukaan. Uang pecahan kertas biasanya terasa kasar ketika diraba. Sedangkan pada uang palsu, biasanya terasa halus karena uang palsu tidak mampu memuat fitur pengamanan selayaknya uang asli. Cara ketiga yaitu menerawang uang memakai cahaya.

 

Di uang Rupiah kertas, logo Bank Indonesia akan terlihat menyatu atau utuh, ketika Anda melihatnya ke arah cahaya. Begitu juga gambar pahlawan dan ornamen pada bagian watermark atau tanda air. Bahkan bila Anda melihat uang kertas pada sudut pandang tertentu, Anda bisa melihat gambar tersembunyi. Hal tersebut dikatakan lebih lanjut Aiptu Marjani.