Sungai Temon Meluap, Polres Trenggalek Turunkan Satgas Bencana

Polres Trenggalek – Puluhan petugas Kepolisian dari Polres Trenggalek sigap membantu membersihkan rumah warga yang sempat terendam air luapan sungai temon di desa Ngares Kecamatan/Kabupaten Trenggalek. Air sungai meluap setelah sebelumnya hujan deras mengguyur wilayah kota Trenggalek.

Dengan mengenakan pakaian dinas lengkap dan mantel sejumlah petugas nampak turun tangan bahu membahu bersama instansi terkait dan masyarakat membersihkan rumah warga yang tergenang dengan alat seadanya. Senin (18/5).

Dikonfirmasi terpisah, Kapolres Trenggalek AKBP Jean Calvijn Simanjuntak menuturkan, pihaknya menerjunkan Satgas bencana sebagai respon cepat atas laporan masyarakat. Sedikitnya puluhan personel gabungan dari berbagai satuan kepolisian diturunkan ke lokasi tersebut.

“Setelah mendapatkan informasi, Satgas bencana langsung bergerak ke lapangan. Kami bantu-bantu warga membersihkan rumah yang terkena lumpur” Ungkap AKBP Jean Calvijn

Hujan deras dengan intensitas relatif tinggi mengguyur wilayah kota Trenggalek berlangsung mulai pukul 15.45 hingga 17.00 Wib. Akibatnya, sungai yang melintas di desa Ngares tersebut tak mampu menampung debit air yang berakibat meluap hingga menggenangi desa setempat.

“Sudah saya intruksikan agar membantu masyarakat hingga situasi benar-benar aman.” Imbuhnya

Berdasarkan laporan yang masuk, air mulai surut sekitar pukul 18.21 Wib dengan meninggalkan lumpur di sebagian rumah warga maupun jalan desa. Air diketahui menggenangi sedikitnya 5 RT yakni RT 14, 18, 19. 20, 21 masuk desa Ngares Trenggalek. Tidak ada korban jiwa dalam bencana ini.

Sementara itu, hujan deras juga menyebabkan pohon asam yang berada di Desa Buluagung Kecamatan karangan patah. Akibatnya, arus lalu lintas jalur protokol Trenggalek-Ponorogo tersendat.

Petugas Kepolisian dari Polsek Karangan bekerjasama dengan BPBD Kabupaten Trenggalek segera mendatangi lokasi dan mengevakuasi batang pohon roboh melintang dijalan. Tak butuh waktu lama, jalan raya kembali lancar dan bisa dilalui dengan aman.

“Cuaca masih hujan walaupun tidak sederas tadi sore, namun kita tetap waspada dan pantau ketinggian air sungai. Satgas bencana juga kita siagakan agar mudah digerakkan sewaktu-waktu jika dibutuhkan” Pungkasnya