Wakapolsek ikuti Teleconferen Di Aula Kantor Kecamatan Karangan

Polres Trenggalek – Wakapolsek Karangan Ipda Siswanto mewakili Kapolsek Karangan AKP Sutrisno S.H., mengikuti Sosialisasi  teleconference, bersama Bupati Trenggalek, yang di gelar di Aula Kantor Kecamatan Karangan. Tentang pedoman pelaksanaan kegiatan keagamaan, di Ponpes, Madin, TPA/TPQ dan Kegiatan sosial lainnya, pada masa pandemi Covid-19.

Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Karangan, Sholikin, S.Ip, M.Si.
Ipda Siswanto Wakapolsek mewakili Kapolsek Karangan. Kapten Inf Wawan Irianto Danramil Karangan. Bangun S Nugroho, SE. Sekcam Karangan. kepala Desa Se – Kec Karangan. Staf Kantor Kec Karangan. serta bersama Stakeholder yang ada.

Teleconference mendengarkan penyampaian Bupati Trenggalek H. Moh. Nur Arifin mengenai kegiatan dalam rangka menuju New Normal pada masa pandemi Covid-19 membahas tentang, Kriteria resiko daerah berdasarkan level  menurut BPNB  untuk trenggalek masuk level 2 dengan resiko rendah dengan penyebaran terkendali, tetap ada kemungkinan transisi dan Untuk kasus meninggal Kab Trenggalek sampai saat ini Nihil.”ujar Bupati Trenggalek.

Untuk angkutan umum silahkan berjalan dengan tetap mematuhi protokoler kesehatan yang harus ditentukan
Untuk pariwisata,tempat olahraga umum silahkan membuat kajian2 pelaksanaan yang sesuai protokol kesehatan sedangkan untuk usia rentan dianjurkan dirumah aja karena rentan tertular Covid 19.

Kabupaten Trenggalek dngn dampak resiko rendah tetapi untuk giat belajar tetap dilaksanakan dirumah karena berisiko tinggi
kegiatan dipasar silahkan satgas desa memantau dan mengawasi kegiatan aktivitas penjual dan pembeli harus mematuhi protokol kesehatan. Tahapan protokol menuju masyarakat produkfit dan aman Covid 19 untuk menggerakkan ekonomi pertama kita memberi pedoman kegiatan keagamaan, kedua layanan publik ketiga kegiatan perekonomian. Jika ada toko / super market yang tidak bisa memenuhi protokol kesehatan silahkan ditutup dulu”. Tegas Bupati Trenggalek.

Dalam kesempatan kegiatan Teleconferen juga dibacakan Surat Edaran. No. 451 / 426 / 406.001.2 / 2020 ttg pedoman pelaksanaan kegiatan di Ponpes, Madin, TPA/TPQ dan Kegiatan sosial Keagamaan, yang intinya semua tetap berpedoman pada aturan protokol kesehatan. Setiap melakukan kegiatan selalu menggunakan masker dengan benar. menjaga jarak minimal 1 meter. menyediakan fasilitas cuci tangan dengan air mengalir dan memakai sabun / hand sanitizer. menjaga imunitas ( kekebalan tubuh ) dengan makan yang cukup, olahraga dan istirahat yang cukup. selalu menjaga kebersihan ( pola hidup bersih dan sehat ).

Disamping itu juga disampaikan pedoman bagi Santri, pedoman para ustadz / untadzah, pedoman bagi pengurus PP, pedoman Madrasah DiniyahTPA/TPQ, pedoman kegiatan sosial keagamaan dimasyarakat. untuk kegiatan sosial keagamaan skala besar/kecil seperti tahlil, Yasinan, nikahan, selametan, pengajian umum sebagai mana daerah zona aman tetap menerapkan protokol kesehatan. Sesuai Surat Edaran Menteri Agama No 15 Tahun 2020 yaitu tentang membatasi jumlah max 20% dr kapasitas ruang yang digunakan.