Sosialisasi Isolasi Pasien Covid-19

Tidak ada komentar 30 views

Polres Trenggalek – Sabtu ( 27/6 ) pukul 10.00 Wib sampai dengan pukul 11.30 Wib bertempat di Balai desa Jombok Kec Pule Kabupaten Trenggalek dilaksanakan kegiatan sosialisasi mandiri dirumah dan dan isolasi di lokasi karantina dari Tim Covid-19 desa Jombok. Hal itu dibenarkan Aipda Edi Bhabinkamtibmas Polsek Pule Polres Trenggalek dalam kegiatan tersebut.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kades Jombok Nursalem, Tim Satgas Covid-19 Puskesmas Muhari, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Perangkat desa Jombok dan BPD beserta Anggota.

Waspadai dan kita pantau perantauan yang berasal dari zona merah, warga masyarakat desa Jombok alhamdulillah mudah dikendalikan dan menurut sehingga mudah bisa terhindar dari covid 19 ini. Mari kita selalu menghimbau kepada masyarakat yang mau mempunyai hajatan agar selalu memperhatikan protokol kesehatan dan jumlah maksimal 30 orang. Hal itu dikatakan tiga pilar dalam sambutanya kemarin.

Msalah covid 19 ini sebetulnya sudah tidak asing lagi karena dimasa new nurmal ini kita harus selalu memperhatikan Protokol kesehatan agar bisa terhindar dari corona tersebut. Tanda” corona yaitu suhu badan tinggi, sesak nafas dan cara penularanya melalui dropet sehingga harus jaga jarak dan pakai masker. Masuknya virus corona melewati hidung,mulut dan mata sehingga tanggan kita harus kita stirilkan dgn mencuci tanggan pakai sabun dgn air mengalir.

Kita waspadai tingkat kesakitannya bukan kematian karena tingkat penularanya sangat tinggi, pasien yang terkena corona sementarai ini dibiayai oleh pemerintah jangan sampai kedepan pemerintah mencaputnya karena biaya pasien covid biayanya perpasien Rp 200 juta.

Virus corona ini belum ada obatnya dan yang digunakan cuman obat malaria dan bila mengkonsumsinya terlalu lama akan kena ginjal. Cara menanggulanginya yaitu dgn cara isolasi mandiri supaya tidak kontak dgn orang lain.

” Isolasi mandiri selama 14 hari karena masa inkubasinya selama 14 hari sudah mati, apa yang dikerjakan satgas covid jombok bila sopir yang mengantar pasien covid karanganyar bila hasilnya positif,” ucap Aipda Edi.