Cipkon Kamtibselcarlantas, Satlantas Polres Trenggalek Tindak Tegas Puluhan Knalpot Brong

Polres Trenggalek – Puluhan sepeda motor berknalpot brong terjaring razia petugas. Razia ini sengaja di gelar dalam rangka menciptakan Kamtibselcarlantas yang kondusif di wilayah Kabupaten Trenggalek serta sebagai respon atas keresahan masyarakat yang merasa terganggu dengan kebisingan yang berasal dari penggunaan knalpot brong yang tidak sesuai spektek kendaraan. Sabtu (22/8).

Kasatlantas Polres Trenggalek AKP Randy Asdar, S.Kom., S.I.K. yang memimpin langsung kegiatan tersebut menegaskan, knalpot brong dan mengganti onderdil kendaraan bermotor yang tidak sesuai spektek atau melanggar ketentuan yang berlaku merupakan pelanggaran lalu lintas yang dapat berakibat ketidakterbitan berlalu lintas dan bisa berpotensi pada kecelakaan lalu lintas.

“Tidak hanya merugikan diri sendiri tetapi juga orang lain.” Tegas AKP Randy

Selain itu lanjut AKP Randy, penggunaan knalpot brong dan menggeber-geber suara motor dinilai dapat mengganggu kenyamanan dan bisa menimbulkan kegaduhan, salah paham hingga pertikaian yang mengarah pada konflik sosial.

Oleh sebab itu, razia terkait dengan knalpot brong dan pelanggaran spektek akan terus ia gencarkan dengan wilayah sasaran yang berbeda-beda hingga menyentuh pedesaan dan pemukiman penduduk lainnya.

“Kami Imbau agar tidak lagi menggunakan knalpot brong. Jika ditemukan, kami pastikan tindak tegas. Melanggar pasal 285 ayat (1) UU RI Nomor 22 Tahun 2009. ” Imbuhnya.

Bagi pelanggar lanjut AKP Randy, ditindak tegas berupa Tilang dan bisa mengambil kendaraan miliknya setelah mengganti di tempat semua onderdil maupun perangkat sesuai spektek dan aturan yang berlaku.

Masih kata AKP Randy dalam razia tersebut selain menindak pelanggar lalu lintas, pihaknya juga menyampaikan imbauan terkait dengan disiplin penerapan protokol kesehatan kepada masyarakat dan pengguna jalan.

“Setiap pengendara yang melintas maupun masuk ke kota Trenggalek wajib mengenakan masker. Jika tidak, mohon maaf akan kami minta putar balik.” Tambahnya.

Menurutnya, ketegasan ini sangat penting untuk mencegah dan meminimalisir penyebaran Covid-19 di Kabupaten Trenggalek.