Penyaluran BST Kembali Dilakukan

Tidak ada komentar 45 views

Polres Trenggalek -Bertempat di Kantor Pos Kecamatan  Pule, pukul 08.00 wib sampai dengan 15.30 wib, itu pada Minggu ( 6/9 ). Kegiatan penyaluran program kementerian sosial R I dalam bantuan sosial tunai ( BST)  tahap IV dan V tahun 2020 dampak covid-19 desa pule, Tanggaran dan Pakel dibagikan.

Dalam penyaluran bantuan sosial tersebut didukung pihak -pihak yang saling berkompeten dari  INDRA Petugas Kantor Pos Pule.Purwadi Kades Pule, Aiptu Joko Nurhadi Ka SPKT Polsek Pule, Bripka Andik Iswahyudi Bhabinkamtibmas Tanggaran, Serka Sujito Babinsa Pule,  Broto Sat Pol PP Kecamatan Pule dan Warga penerima BST Desa Pule, Desa Pakel dan Desa Tanggaran.

Penyaluran Program Kemensos RI berupa Bantuan Sosial Tunai ( BST ) dampak covid 19 untuk Desa Tanggaran, Desa Pule dan Desa Pakel, Kecamatan Pule masing – masing KPM menerima uang tunai
sebanyak @ orang Rp300 ribu x 2 bulan = Rp600 ribu (Enam ratus ribu rupiah) untuk Bulan Juli dan Agustus 2020.

Bhabinkamtibmas Polsek Pule Polres Trenggalek mengatakan, Jumlah warga yang menerima bantuan sosial tunai dampak covid 19 secara keseluruhan Desa Tanggaran sebanyak 83 orang realisasi 70 orang,  Desa Pule sebanyak 184 orang realidasi 145 orang,  Desa Pakel sebanyak 78 orang realisasi 54  orang

Mekanisme penyaluran Bantuan Sosial Tunai ( BST ) dampak covid 19 adalah masing – masing warga datang ke Kantor Pos Kecamatan Pule dengan membawa formulir undangan dari kantor pos serta membawa KTP dan Foto Copy KTP dan No HP yang bisa di hubungi.

Selanjutnya masing- masing Warga tanda tangan/ verifikasi di meja pendaftaran setelah proses selesai, pegawai kantor pos menyerahkan BST kepada masing- masing sebanyak @ orang Rp300 ribu x 2 bulan = Rp600 ribu (Enam ratus ribu rupiah) untuk Bulan Juli dan Agustus 2020.

” Bagi warga yang sakit untuk penyaluranya bisa di wakilkan oleh keluarga dalam satu Kartu Keluarga,” ucap Bhabinkamtibmas meneruskan informasi dari panitia penyaluran.

Bagi warga penerima BST yang belum tersalurkan akan dijadwalkan ulang setelah penyaluran tahap II selesai.

Penerima BST marantau, sakit,  atau lansia pengambilan bisa di wakilkan kepada keluarga yang di rumah dengan melampirkan surat keterangan dari Desa (bukan surat kuasa), nota : surat keterangan menerangkan bahwa atas persetujuan penerima BST,  pengambilan BST di wakilkan kepada keluarga yang masih dalam satu susunan KK atau lingkup keluarga penerima BST.