Melalui Ngopi Bareng, Kapolsek Watulimo Ajak Perguruan Silat Pro Aktif Jaga Kamtibmas

Polres Trenggalek – Perguruan silat yang ada di wilayah Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek diajak menjaga situasi kondusif jelang sidang kasus yang melibatkan perguruan silat di Kabupaten Trenggalek. Ajakan tersebut disampaikan oleh Kapolsek Watulimo Polres Trenggalek AKP Suraji, S.H., M.H saat bertemu dengan perwakilan perguruan silat dalam acara Ngopi Bareng dengan Perguruan Silat se Kecamatan Watulimo. Minggu (13/9).

Mengawali sambutannya, AKP Suraji sengaja mengisiasi pertemuan yang melibatkan Forkopimcam ini digelar di warung angkringan Pelabuhan Perikanan Nusantara Prigi (PPN) Prigi yang menghadap ke laut, sehingga suasana guyub rukun lebih kentara.

“Jika biasanya dilakukan di tempat formal, kali ini kami mencoba suasana yang lebih segar, sehingga ide maupun gagasan dalam mewujudkan program Watulimo Kondusif bisa lebih tersampaikan,” ujar AKP Suraji.

Lebih lanjut AKP Suraji menjelaskan Ngopi Bareng atau istilahnya Ngobar tersebut diselenggarakan untuk meningkatkan kerukunan dan silaturahmi dalam rangka menjaga kondusifitas Kamtibmas khususnya selama pandemi Covid-19 dan menjelang pelaksanaan Pilkada Serentak 2020.

“Melalui motto Jogo Jawa Timur, kami mengajak semua perguruan silat di wilayah Kecamatan Watulimo untuk bersatu, guyub rukun dan saling menjaga keamanan. Kami juga mengapresiasi kepada para ketua perguruan silat yang telah bersinergi dengan Kepolisian maupun pihak keamanan lainnya untuk membantu menjaga dan merawat Kamtibmas,” lanjut AKP Suraji.

Masih menurut AKP Suraji, selama ini Kepolisian dalam hal ini Polsek Watulimo Polres Trenggalek telah melakukan berbagai upaya bersama, bersinergi dan berkolaborasi demi kondusifitas Kamtibmas di Watulimo Trenggalek.

“Silaturahmi dan kerjasama sudah kita bangun dengan baik, permasalahan sekecil apapun telah kita lakukan langkah preemtif dan preventif serta penyelesaian secara konprehensif sehingga benar-benar tuntas dan tidak menimbulkan permasalahan di belakang hari. Ayo kita rawat pencak silat sebagai budaya dan jaga nama baik serta kehormatan dengan tidak melanggar hukum, bersama menuju Trenggalek aman untuk Jogo Jawa Timur demi Indonesia Maju.” pungkasnya.

Turut hadir dalam acara tersebut antara lain Kepala Desa Tasikmadu, sejumlah tokoh masyarakat serta perwakilan ketua maupun pengurus perguruan silat yang ada di wilayah Kecamatan Watulimo. Sampai dengan selesai seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik dan lancar.