Polsek Karangan Gelar Apel 3 Pilar Pembentukan Penegak Disiplin Inpres 06 Tahun 2020

Polres Trenggalek – Dalam rangka mencegah dan meminimalisir virus berbahaya covid-19 salah satunya adalah dengan merintis terbentuknya tim penegak disiplin protokol kesehatan berbasis komunitas. Untuk mendukung hal tersebut Polsek Karangan menggelar apel bersama tim penegak disiplin protokol kesehatan berbasis komunitas di area parkir Pasar Wage Kecamatan Karangan Kabupaten Trenggalek.

Pada pelaksanaan Apel tersebut dipimpin Kapolsek Karangan AKP Tri Basuki S.H. diikuti personel Polsek Karangan bersama Instansi terkait, dan beberapa kelompok massa seperti perwakilan dari perguruan silat, perwakilan dari satpam/security puskesmas maupun perbankan,perwakilan dari Paguyuban sound sistem dan juga perwakilan dari pengelola pasar, yang ada di kecamatan Karangan.

Usai melaksanakan apel dilanjutkan Operasi Yustisi Penerapan Perda Jatim No 02 tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Ketentraman, Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat, serta Implementasi Inpres No 06 tahun 2020. tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

Salah satu yang diintensifkan dalam Operasi Yustisi kali ini adalah aspek Ketentraman dan Ketertiban Umum penindakan terhadap pelanggar protokol kesehatan.

Kapolsek Karangan AKP Tri Basuki S.H. disela kegiatan mengatakan bahwa operasi yustisi dilaksanakan dengan tujuan melindungi warga. kami tekankan pada masyarakat untuk patuhi protokol kesehatan, dan selalu memakai masker setiap aktifitas, demi keselamatan bersama, dari penyebaran Covid-19 yang hingga saat ini masih belum ditemukan obatnya.

Sanksi yang diberlakukan selama Operasi Yustisi mengacu pada Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19. serta peraturan daerah (perda) Jatim No 02 tahun 2020 dan Perbup Trenggalek No 31 tahun 2020.

Sanksi dapat berupa teguran lisan atau teguran tertulis, kerja sosial, denda administratif, hingga penghentian atau penutupan sementara penyelenggaraan usaha.

“Apabila sudah kita ingatkan beberapa kali tidak mau dan tetap melanggar, penerapan UU mau tidak mau, suka tidak suka, akan kita lakukan penindakan, walaupun kita paham bahwa penegakan ini adalah ultimum remedium,” tandas Kapolsek Karangan AKP Tri Basuki S.H.