Kapolsek Suruh Silaturahmi Kepala Desa Untuk Sosialisasi Paham Radikal Yang Anti Pancasila

Polres Trenggalek – Dalam rangka mencegah masuk dan berkembangnya paham radikal yang anti Pancasila jajaran Polsek Suruh Polres Trenggalek secara rutin mengelar dan melaksanakan kegiatan sambang dan silaturahmi bersama para tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda serta elemen lainnya yang ada di tengah tengah masyarakat.

Kegiatan sambang dan juga silaturahmi tersebut seperti yang dilaksanakan oleh Kapolsek Suruh Polres Trenggalek Iptu Mujiat A, S.H bersama dengan anggota yang pada sore ini mengelar dan melaksanakan silaturahmi bersama kepala Desa Nglebo bertempat di Kantor Desa Nglebo Kecamatan Suruh Kabupaten Trenggalek. Rabu (23/09)

Dalam giat sambang tersebut Kapolsek Suruh Polres Trenggalek Iptu Mujiat A memberikan dan menyampaikan pesan pesan Kamtibmas sekaligus menghimbauan tentang bahaya paham radikal yang anti Pancasila yaitu dengan mengantisipasi orang yang tidak dikenal masuk, dan juga menjaga serta memelihara harkamtibmas di lingkungan masing masing.

“Wilayah hukum Polsek Suruh Polres Trenggalek khususnya paham radikal yang anti Pancasila sampai saat ini memang cukup aman, tetapi kita tidak boleh under estimade tentang situasi yang berkembang dan untuk itu kita harus tetap meningkatkan kewaspadaan serta kehati harian supaya paham radikal tidak sampai masuk ke wilayah kita,” Pesan Kapolsek Suruh Iptu Mujiat

Masih menurut Kapolsek Suruh, bahwa saat ini kita masih dalam pandemi Covid 19 untuk itu mari kita bersama sama mengajak warga untuk mematuhi protokol kesehatan yang antara lain selalu menggunakan masker utamanya saat beraktifitas diluar rumah, sering sering mencuci tangan dengan mengunakan sabun antiseptik dan juga air yang mengalir, menjaga jarak fisik antar warga serta menjaga kesehatan diri dengan cara mengkonsumsi makanan yang bergizi

“Dan pada saat ini Presiden Republik Indonesia juga telah mengeluarkan Inpres nomor 6 tahun 2020 tentang peningkatan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan dalam Pencegahan dan pengendalian Covid 19 untuk itu kami Kepala Desa dapat meminta agar seluruh warga mentaati demi untuk memutus mata rantai penyebaran Covid 19, dan bagi pelanggar protokoler kesehatan kami beri saksi,” tambah Iptu Mujiat A

“Adapun sanksi terhadap pelanggaran protokoler kesehatan tersebut berupa teguran lisan atau teguran tertulis, kerja sosial, denda administrasi serta penghentian atau penutupan sementara penyelenggaraan usaha,” pungkas Kapolsek Suruh

Saat dikonfirmasi usai pelaksanan sambang dan silaturahmi Kapolsek Suruh Iptu Mujiat A menyampaikan bahwa untuk mengantisipasi masuk dan berkembangnya radikalisme yang intoleran Polsek Suruh selalu berupaya untuk memberikan pemahaman tentang paham radikalisme kepada para tokoh agama, tokoh masyarakat dan seluruh warga agar waspada serta tidak mengikuti ajaran tersebut karena dapat membahayakan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

“Dengan upaya Polsek Suruh memberikan pemahaman tentang ajaran paham radikal yang anti Pancasila, diharapakan warga masyarakat ikut serta untuk mencegah masuk dan berkembangnya paham radikal karena bisa membahayakan keutuhan NKRI,” pungkas Kapolsek Suruh Iptu Mujiat A