Petugas Pelayanan Polres Trenggalek Kini Dibekali Kompetensi Etika Komunikasi

Polres Trenggalek – Progres peningkatan pelayanan publik jajaran Polres Trenggalek kembali di gencarkan. Keseriusan ini dibuktikan dengan digelarnya Pelatihan Etika Komunikasi Pelayanan Publik yang dilaksanakan di gedung Satpas SIM Mapolres Trenggalek. Kamis, (15/10).

Kapolres Trenggalek AKBP Doni Satria Sembiring, S.H., S.I.K., M.Si. menegaskan indikator kualitas pelayanan publik tidak hanya berkisar pada pemenuhan standar sarana dan prasarana yang memadai maupun inovasi yang berbasis IT, melainkan juga sumber daya manusia yang mengawakinya.

“Salah satu concern kita adalah bagaimana mewujudkan pelayanan prima yang ramah, lugas, cepat namun menyentuh substansi dari pelayanan yang diberikan itu sendiri.” Jelas AKBP Doni

Sementara itu, Kasatlantas Polres Trenggalek AKP Imam Mustolih, S.H., S.I.K., M.Si. menuturkan, menurut rencana acara pelatihan tersebut diikuti oleh seluruh petugas pelayanan Kepolisian dari SPKT, SKCK, SIM, SP2HP hingga besuk tahanan.

“Mengingat jumlah dibatasi karena masa pandemi Covid-19, pelatihan dibagi menjadi dua season. Hari ini khusus jajaran Satlantas. Sisanya dilaksanakan hari Sabtu depan” Ujar AKP Imam.

Lebih lanjut AKP Imam mengatakan, pelatihan semacam ini sangat penting dimana petugas Kepolisian yang selama ini dikenal tegas dan disiplin harus memiliki kompetensi dasar terakit dengan pelayanan publik yang tentunya didukung dengan kemampuan komunikasi yang baik pula sehingga masyarakat selaku subjek pelayanan dapat memahami dan puas atas pelayanan atau penjelasan yang diberikan.

“Untuk tenaga instruktur, kami sengaja menggandeng BRI Cabang Trenggalek yang memang sudah berpengalaman dibidang etika komunikasi khususnya dalam hal pelayanan publik.” Imbuhnya.

Selain itu lanjut AKP Imam, dengan pelatihan tersebut diharapkan menjadi salah satu jalan untuk meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

“Kami tidak akan berhenti sampai disini. Mutu pelayanan akan terus kami tingkatkan. Bukan untuk siapa-siapa tapi demi masyarakat Kabupaten Trenggalek” Pungkasnya