Susu Sapi Perah Bendungan, Komoditi Unggulan Lokal yang Bertahan di Tengah Himpitan Pandemi

Polres Trenggalek – Berbicara tentang Kecamatan Bendungan tak lepas dari komoditi unggulan yang satu ini.

Kecamatan yang berada di ujung utara Kabupaten Trenggalek yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Tulungagung dan Ponorogo ini sudah dikenal sejak lama sebagai penghasil susu sapi perah berkualitas.

Bahkan, karena permintaan susu sapi murni yang hingga kini terus mengalami peningkatan, perekonomian masyarakat lokal pun tak begitu berpengaruh ketika diterpa pandemi Covid-19.

Selain itu, karena tingkat produksinya yang cukup tinggi, susu sapi perah Bendungan ini juga dinikmati masyarakat luar Kabupaten Trenggalek.

Berangkat dari ketertarikan dan kegigihan masyarakat Bendungan dalam mengelola produktivitas susu perah tersebut, pagi ini AKP Puguh Wardoyo, S.H.,M.H. bersama Ipda Siswanto bertandang ke kediaman salah satu warga yang dikenal sukses menjalankan usaha warisan nenek moyang ini, Kamis (12/11/2020).

Selain sebagai sarana silaturahmi, kedatangan Perwira yang sehari-hari menjabat sebagai Kapolsek dan Wakapolsek Bendungan ini juga untuk memberikan semangat kepada masyarakat dalam hal ketahanan pangan di tengah pandemi.

“Pagi ini kami berkunjung ke rumah pak Mislan. Beliau salah satu peternak sapi perah sukses di Kecamatan Bendungan. Tujuannya silaturahmi sekaligus memberikan semangat agar tetap fokus menjalankan usaha mandiri di tengah himpitan pandemi. Selain itu sebagai sarana bertukar pengalaman tentang hal positif yang beliau raih,” ujar AKP Puguh.

Sambil berbincang ringan, Mislan pun mengajak AKP Puguh dan Ipda Siswanto untuk melihat kandang sapi miliknya yang berisi 6 ekor sapi perah produktif dan 4 ekor anakan sapi yang masih dalam tahap pertumbuhan.

Menurut penjelasannya, menjalankan peternakan sapi perah harus ekstra dalam hal kebersihan dan pemenuhan kualitas pakan yang berasal dari alam.

Selain menjaga agar sapi perah tetap stabil dalam memproduksi susunya, kualitas kebersihan mulai dari kondisi sapi, kandang, termasuk proses pemerahan susu adalah faktor utama menjalankan profesi tersebut.

Karena jika faktor itu diabaikan, maka akan mempengaruhi kualitas susu sapi secara keseluruhan yang akhirnya berakibat turunnya omset produksi.

“Kualitas pakan dan kebersihan adalah faktor utama. Jika mengabaikan dua hal ini maka akan mempengaruhi omset produksi,” jelas Mislan.

Di lokasi yang sama, AKP Puguh pun mengimbau kepada Mislan agar pengalaman suksesnya itu dibagikan kepada masyarakat sekitar yang seprofesi.

“Alangkah baiknya jika pengalaman ini ikut dibagikan kepada warga lainnya yang seprofesi. Sehingga banyak muncul peternak sukses yang akhirnya mendorong peningkatan kesejahteraan khususnya bagi warga lokal,” kata AKP Puguh kepada Mislan.

Sementara itu, disinggung redaksi mengenai kegiatan tersebut, AKP Puguh menjelaskan, bahwa Polri merupakan salah satu garda terdepan dalam mendukung ketahanan pangan masyarakat.

“Di tengah pandemi saat ini, peran Polri dikedepankan untuk memberikan edukasi tentang protokol kesehatan. Selain itu, Polri adalah garda terdepan untuk mendukung ketahanan pangan masyarakat,” pungkasnya.