Gelora Door to door System, AKP Rohadi : Semangat Merangkul bukan Memukul

Polres Trenggalek – Siang ini AIPTU Muryanto selaku PS. Kanit Sabhara Polsek Dongko Polres Trenggalek berkolaborasi dengan AIPDA Anjas Tri Wijanarko sebagai personel Bhabinkamtibmas bersinergi melaksanakan kegiatan patroli sambang atau door to door system ke rumah tokoh agama Katolik yakni bapak Martinus Sunaryo (Pengurus Stasi Santo Yoseph Kecamatan Dongko) yang beralamatkan di Desa Sumberbening.

Diruang tamu rumahnya, tampak antara Polisi dan tokoh agama tersebut bertukar informasi terkait kamtibmas di lingkungan tempat tinggalnya.Tak lupa Kanit Sabhara juga berpesan apabila ada sesuatu hal yang menyangkut dengan gangguan kamtibmas ataupun rencana kegiatan keagamaan bisa langsung menghubungi Polsek Dongko.

Dikonfirmasi, AIPTU Muryanto mengatakan bahwa Polsek Dongko akan terus berupaya menciptakan kerjasama dengan manapun guna pemeliharaan kamtibmas.

“Kami terus berupaya menciptakan kerjasama dengan manapun guna pemeliharaan kamtibmas. Dan siap sedia dalam mewujudkan stabilitas keamanan.” Ujarnya.

Sementara ditemui terpisah Kapolsek Dongko Polres Trenggalek menegaskan jika pihaknya akan terus semangat merangkul dan bukan memukul masyarakat dalam upaya menciptakan keamanan.

“Sebagai Polisi, pihak kami harus terus semangat merangkul bukan memukul dari setiap elemen masyarakat untuk bergerak bersama dalam menciptakan keamanan di lingkungan baik itu di wilayah tempat tinggal ataupun lingkungan tempat ibadah dan lain sebagainya.” Tegas AKP Rohadi.

Dengan demikian kebutuhan akan pentingnya stabilitas Kamtibmas yang kondusif tentunya tidak hanya menjadi keinginan dari aparat penegak hukum, dalam hal ini Polri, akan tetapi juga bagi masyarakat itu sendiri. Imbuhnya.

Atas hal ini, kegiatan patroli sambang atau juga door to door system (dds) yang di kembangkan merupakan usaha mengupayakan dukungan untuk bersama dalam menjaga dan memelihara Kamtibmas. Karena tanpa dukungan masyarakat adalah tindakan sia-sia, khususnya ditengah keragaman keterbatasan sumber daya yang dimiliki oleh Polri. Pungkas AKP Rohadi.