Edukasi Penyelamatan Awal Saat Terjadi Bencana Polsek Munjungan

Polres Trenggalek – Memasuki musim penghujan seperti saat ini memanglah menjadi problem tersendiri. Wilayah Kec. Munjungan yang terdiri dari 11 desa yang berbatasan dengan Kec. Watulimo, Kec. Panggul dan Kec. Dongko.

Jika hujan dengan intensitas tinggi sering terjadi banjir bandang, hal ini karena sungai utama yang bermuara ke laut telah dangkal selain itu juga air dari desa diwilayah Kec. Munjungan hampir seluruhnya mengalir melewati Kec. Munjungan yaitu Kali tengah.

Kali tengah ini merupakan sungai utama yang meliputi aliran air dari Desa Bangun, Desa Besuki dan bertemu di Desa Munjungan Kec. Munjungan, sebenarnya banyak sungai kecil yang bermuara ke laut namun sungai kecil tersebut juga tidak bisa menamping air dari daerah pegunungan.

Dipendopo Kec. Munjungan ada kegiatan sosialisasi tanggap darurat bencana tahun 2020 senin (16/11).

Hadir dalam kegiatan tersebut Kasi Kesra Sdr. Mudzakir, Kepala BPBD Kab. Trenggalek Sdr. Joko Rusianto, Kasi Trantib Sdr. Amir, Ps. Kanit Sabhara Polsek Munjungan Polres Trenggalek Aiptu Achmad Sudarmono, koramil Sertu Suwarno, Kaur Kesra Desa Se-Kec. Munjungan , TRC dan Relawan Kec. Munjungan.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 09.00 wib s/d selesai tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa tanggap darurat bencana harus cepat tanggap dan itu hak penuh BPBD, ponpes Tarbiyatussolihin dalam waktu dekat akan segera ditangani oleh BPBD, tanggap darurat akan berhasil apabila semua pihak terkait langsung turun ke lapangan dan dalam ganggap darurat itu harus bergerak cepat dan opersional semja ditanggung BPBD.

Iptu Rohmad Hudi S.Pd Kapolsek Munjungan Polres Trenggalek membenarkan hal itu dan beliau menambahkan hujan deras biasanya menyebabkan banjir bandang dan banjir tersebut terjadi tidak lama karena air langsung menuju ke muara.

Selain banjir diwilayah Kec. Munjungan juga sering terjadi tanah longsong ataupun tanah ambles disebabkan wilayah Kec. Munjungan sebagian besar pegunungan. Kecekatan, ketepatan dan kewaspadaan warga menjadi modal utama dalam hal penanganan tanggap darurat awal.

Kapolsek juga menambahkan edukasi penyelamatan awal adalah hal utama dalam menjaga keselamatan jiwa maupun raga pungkasnya. Acara tersebut usai dan tetap mematuhi protokol kesehatan.