Bendungan Bagong mulai Dibangun, Pjs. Bupati Trenggalek Lakukan Pemotongan Pohon secara Simbolis di Area Konstruksi

Polres Trenggalek – Tahapan pembangunan Bendungan Bagong Trenggalek sudah tampak di depan mata.

Dimulainya konstruksi proyek strategis nasional yang berada di Desa Sumurup Kecamatan Bendungan ini ditandai dengan seremonial pemotongan pohon oleh Pjs. Bupati Trenggalek yang disaksikan para pejabat dari instansi terkait serta tokoh masyarakat setempat, Rabu, (18/11/2020).

Selain dari jajaran pemerintahan Kabupaten Trenggalek, kegiatan tersebut juga melibatkan Kepala BBWS Brantas, Wakil ADM KPH Kediri, pelaksana pembangungan Bendungan Bagong dari PT. Brantas Abipraya, pelaksana dari PT. PP Jatiwangi, jajaran Forkopimca, dan perwakilan warga terdampak pembangungan bendungan.

Dalam sambutannya di hadapan undangan, Drs. Benny Sampirwanto, M.Si yang juga Pjs. Bupati Trenggalek ini menjelaskan bahwa masyarakat Trenggalek khususnya wilayah Kecamatan Bendungan patut bersyukur dengan dimulainya tahapan pembangunan bendungan tersebut.

Pasalnya, selain dimanfaatkan untuk pencegahan banjir, keberadaan Bendungan Bagong juga diarahkan untuk mendukung pertanian dan kawasan pariwisata yang tentunya bisa mendongkrak tingkat perekonomian masyarakat.

Di lokasi yang sama, Benny juga mengungkapkan rasa terima kasih kepada semua pihak khususnya bagi masyarakat terdampak yang telah membantu kelancaran proses pembangunan Bendungan Bagong sampai hari ini.

Pihaknya pun berharap, hingga akhir pembangunan nanti yang dijadwalkan selesai pada tahun 2023, seluruh tahapannya dapat berlangsung lancar.

Sementara itu, ditemui redaksi di sela-sela kegiatan tersebut, Kapolsek Bendungan, AKP Puguh Wardoyo, S.H.,M.H. menegaskan, Polri bersinergi dengan aparatur pemerintah lainnya siap mengawal dan mengamankan program strategis pemerintah yang muaranya kepada kesejahteraan masyarakat.

“Polri wajib mengawal dan mengamankan setiap program-program pemerintah. Realisasi pembangunan Bendungan Bagong tentunya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Semoga prosesnya hingga rampung nanti tetap berjalan lancar dan kondusif,” terang AKP Puguh.

Usai pemotongan tumpeng, kegiatan di lokasi ditutup doa bersama dilanjutkan pemotongan pohon secara simbolis oleh Pjs. Bupati dan Kepala BBWS Brantas.