Forkopincam Suruh Ikut Dalam Sosialisasi Perundang Undangan di Bidang Bea Cukai

Polres Trenggalek – Pemerintah Kabupaten Trenggalek bersama Bea Cukai Blitar pada pagi ini melakukan Sosialisasi Ketentuan Perundang-undangan di Bidang Cukai Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) kepada masyarakat dan pemangku kepentingan di wilayah Kecamatan Suruh bertempat di Aula Kantor Kecamatan Suruh Kabupaten Trenggalek. Selasa (17/11)

Kegiatan yang dipimpin oleh Pjs Asisten 2 Kabupaten Trenggalek Yudi Sunarko dan Endro Trisno perwakilan dari bea cukai Blitar tersebut juga diikuti oleh Pjs Camat Suruh Dwi Ratna Widyawati AP MM, Kapolsek Suruh Polres Trenggalek Iptu Mujiat A, S.H, Danposramil Suruh Letda Inf Sutopo yang diwakili oleh Batuud Posramil Suruh Serka Muguh Raharjo, Kades se Kecamatan Suruh, Perwakilan Penjual Rokok masing masing Desa 3 Orang.

Pjs Camat Suruh Dwi Ratna Widyawati AP, MM dalam kesempatan itu menyampaikan ucapan trimakasih atas kegiatan saat ini dan mengharapkan kepada para peserta untuk benar benar memanfaatkan kegiatan sosialisasi ini dan dengan sosialisasi saat ini di harapkan pelaku usaha bisa tetap jalan tanpa melanggar hukum.

“Semoga kegiatan saat ini bisa berjalan dengan lancar dan sekali lagi kami ucapkan terimakasih kepada para peserta karena telah menerapkan protokoler kesehatan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Dwi Ratna Widyawati

Sementara itu Pjs Asisten 2 Kabupaten Trenggalek Yudi Sunarko menerangkan bahwa kegiatan saat ini dalsm rangka sosialisasi tentang cukai tembakau (rokok) dan terkait rokok tidak bisa lepas dari cukai, sedangkan cukai adalah salah satu penyumbang pajak dari negara kita

“Trenggalek adalah termasuk daerah penghasil tembakau dan penghasil cukai dan ketentuan bagi hasil cukai telah di atur dalam peraturan perundang undangan, serta untuk diketahui bahwa Kabupaten Trenggalek pada tahun 2020 menyumbang pajak sekitar 19 milyar,” ucapnya

“Di Kabupaten Trenggalek masih banyak terdapat rokok putih atau non cukai dan dalam waktu dekat akan di laksanakan operasi rokok putih oleh pihak bea cukai bersama instansi terkait untuk itu kami mengharapkan bagi para Kepala Desa maupun peserta lainnya untuk ikut bersama sama mencegah beredarnya rokok putih di wilayahnya,” pesannya

Perwakilan Bea Cukai Blitar Endro Trisno dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa kerjasama harmonis ini sudah terwujud dengan bukti menurunnya peredaran rokok ilegal di Kabupaten Trenggalek sehingga penerimaan Bea dan Cukai dapat memenuhi dari target

“Kami sangat apresiasi penuh dengan beberapa langkah yang sudah dilakukan bersama, baik sosialisasi bersama seperti ini dan operasi pasar bersama unit pengawasan dengan Satpol PP Trenggalek, semoga berkelanjutan dan semakin memberikan efek yang lebih baik dalam menurunkan peredaran rokok ilegal,” terangnya

Endro menambahkan, selama masa pandemi Covid – 19 banyak keterbatasan yang mengakibatkan kegiatan di lapangan batal dilaksanakan, meski begitu Bea dan Cukai Blitar tetap melakukan sosialisasi dengan daring.

“Mari kita bersama untuk bisa memberikan sumbangsih yang terbaik untuk Negara kita ini dengan cara paling mudah cukup dengan tidak menjual, menawarkan atau mau untuk dititipi rokok ilegal karena menimbulkan konsekuensi hukum,” tambahnya

“Kegiatan sosialisasi DBHCHT akan terus diselenggarakan di seluruh wilayah Kecamatan yang ada di Kabupaten Trenggalek dengan tujuan agar pemahaman masyarakat mengenai rokok ilegal bisa merata dan dicegah penyebarannya,” pungkasnya

Sementara itu seusai kegiatan Kapolsek Suruh Polres Trenggalek Iptu Mujiat A, S.H saat dikonfirmasi menyampaikan sangat menyambut baik dengan kegiatan yang dilaksanakan oleh Pemda Kabupaten Trenggalek dengan Bea Cukai Blitar tersebut karena dapat meningkatkan wawasan dan pemahaman masyarakat tentang cukai dan juga konsekuensi hukum dari pelanggaran cukai.

“Dengan pengertian yang telah dipahami oleh masyarakat tentang cukai diharapkan tidak ada lagi rokok putih atau tanpa cukai utamanya diwilayah hukum Polsek Suruh Polres Trenggalek sehingga pendapatan negara semakin meningkat dan dapat dipergunakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan memanfaatkan dana bagi hasil cukai hasil tembakau,” terang Kapolsek Suruh Iptu Mujiat A