Hadiri Rapat Koordinasi Aset Desa, Ini Yang Disampaikan Kapolsek Watulimo

Polres Trenggalek – Sebagai lanjutan dari musyawarah sebelumnya, kali ini Pemdes bersama BPD Watulimo Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek menggelar rapat koordinasi tentang permasalahan tanah aset Desa kepada lebih dari 35 undangan dari berbagai kalangan masyarakat. Rabu (18/11).

Dalam kegiatan kali ini, Kapolsek Watulimo Polres Trenggalek AKP Suraji, S.H., M.H hadir bersama Muspika dan unsur tiga pilar Kamtibmas Desa Watulimo untuk menyampaikan sosialisasi maupun dengar pendapat seputar permasalahan aset Desa.

AKP Suraji menjelaskan bahwa kegiatan yang digelar di aula kantor Desa Watulimo ini adalah selain menyampaikan sosialisasi, Pemerintah Desa juga menerima aspirasi masyarakat khususnya tentang pertanahan yang menyangkut kas Desa sehingga dapat segera ditindak lanjuti dan dicarikan solusi penyelesaiannya.

“Pada kesempatan ini kami juga menyampaikan pemahaman tentang hukum pertanahan kepada peserta musyawarah untuk dijadikan pedoman dalam pengambilan keputusan, sehingga diharapkan kegiatan rapat dan dengar pendapat dapat berjalan dengan lancar,” ujar AKP Suraji.

Lebih lanjut AKP Suraji menjelaskan berbicara masalah tanah harus ada data yuridis dan fisik, sehingga pada dasarnya apabila dua unsur itu sudah terpenuhi maka permasalahan sengketa tanah tidak serumit yang dibayangkan untuk diselesaikan melalui Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

“Diharapkan melalui kegiatan ini, para peserta sosialisasi maupun musyawarah dengar pendapat dapat menyalurkan segala permasalahan, sehingga tidak timbul permasalahan dikemudian harinya. Kami harap mereka puas dengan mediasi ini, sehingga dikemudian hari masalah ini tidak berkembang menjadi kerawanan gangguan Kamtibmas,” pungkasnya.

Untuk diketahui, pada hari ini Pemdes Watulimo menggelar rapat koordinasi terkait pemindah tanganan tanah kas desa ke Alm. Ahmad Djauzi Turseno kepada pemerintah Desa Watulimo, selanjutnya diadakan musyawarah dengar pendapat dengan menghadirkan Kapolsek dan Camat Watulimo sebagai narasumber agar permasalahan segera diselesaikan dan tidak berlarut-larut sehingga tidak menimbulkan gejolak sosial yang berkepanjangan di tengah-tengah masyarakat.