Tikatkan Kemitraan Bersama Ulama, Bentuk Penguatan dalam Menjaga Kamtibmas Kondusif

Polres Trenggalek – Upaya mempererat Hubungan Polisi dengan para ulama juga sebagai Pengasuh Pondok Pesantren Pagi ini, Wakapolsek Karangan Polres Trenggalek Ipda Suparno. dengan didampingi Bhabinkamtibmas Desa Sumberingin Bripka Sunari melaksanakan sambang ke Pondok Pesantren Darussalam Desa Sumberingin Kecamatan Karangan guna silaturahmi dengan pengasuh Pondok Pesantren serta memantau pelaksanaan tatanan baru proses belajar mengajar dilingkungan Pesantren Darussalam, Rabu (18/11).

Giat ini dilaksanakan dalam upaya mencegah penularan Covid-19 dan mengawal kebijakan Pemerintah mengenai Tatanan Kehidupan Baru, karena di pondok pesantren kegiatan belajar telah dimulai tentunya sesuai dengan protokol kesehatan ketat dan sebelum kembali para santri harus memiliki surat keterangan sehat dari dokter.

“Sambang ini bertujuan untuk bersilaturahmi dengan pengasuh pondok pesantren K.H. Mastur Ali, sekaligus untuk mengetahui sejauh mana pola tatanan baru sesuai protokol kesehatan diterapkan dalam keseharian di dalam pesantren, mengingat banyak santri yang datang dari luar daerah sehingga perlu sekali untuk memastikan bahwa para santri ini dalam kondisi sehat dan tidak terinfeksi covid-19 untuk mencegah terjadinya penularan didalam pesantren,” ungkap Ipda Suparno.

Kegiatan silaturahmi ini rutin dilakukan oleh Kapolsek Karangan, Wakapolsek Karangan juga para Bhabinkamtibmas Polsek Karangan sebagai upaya menciptakan Harkamtibmas serta untuk mendekatkan diri antara Ulama’, Umaro’ serta Umat sehingga tercipta sinergitas dalam menciptakan harkamtibmas yang kondusif khususnya diwilayah Kecamatan Karangan.

Dalam kesempatan itu pula Kiai Mastur Ali, menjelaskan bahwa para santri yang kembali masuk kedalam pesantren harus dalam kondisi sehat, dengan membawa surat keterangan sehat dari dokter. Untuk sementara waktu santri yang telah masuk kedalam pesantren tidak diperkenankan pulang atau keluar dari pesantren bila tidak ada sesuatu hal yang sangat penting, hal ini untuk menghindari terjadinya penularan covid-19 dari luar pesantren kedalam pesantren. Dilingkup pesantren para santri wajib mengikuti protokol kesehatan seperti tetap mengenakan masker, jaga jarak dan rajin mencuci tangan menggunakan sabun guna memutus rantai penyebaran covid-19.