Kapolsek Karangan Berikan Edukasi pada Masyarakat Melalui Bimtek Adaptasi Kebiasaan Baru Tingkat Kecamatan

Polres Trenggalek – Kapolsek Karangan Polres Trenggalek AKP Tri Basuki,S.H. hadir dalam giat Bimbingan Teknis (Bimtek) dalam rangka adaptasi kebiasaan baru (AKB) di masa pandemi covid-19 Tingkat Kecamatan Karangan yang dilaksanakan di Balai Desa Salamrejo Kecamatan Karangan Kabupaten Trenggalek, Rabu (18/11)

Hadir pula dalam acara tersebut Camat Karangan yang diwakili oleh Sekcam Karangan, Kapolsek Karangan AKP Tri Basuki, S.H., Danramil Karangan diwakili Peltu Wahyudi, Kepala Puskesmas Karangan dr. Tita Riskana, Ketua Satgas Covid 19 Puskesmas Karangan dr. Ayessa, Kades se-Kecamatan Karangan, Bhabinkamtibmas Salamrejo Brigadir Novit Gustya Wahoro, Babinsa Salamrejo Sertu Lasa, Perawat Desa dan Bidan Desa serta undangan sejumlah 30 orang.

Bimtek Adaptasi Kebiasaan Baru ini dilaksanakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang meliputi 3 M yaitu wajib memakai masker, mencuci tangan sebelum memasuki tempat acara serta menjaga jarak fisik yang diimplementasikan dengan tempat duduk diatur dengan jarak 1 meter.

Kegiatan ini dilakukan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang diberlakukannya era Adaptasi Kebiasaan Baru. Selain itu juga untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat dalam upaya mencegah penularan covid-19 dengan tetap mematuhi protokol kesehatan menerapkan 3 M serta berperilaku hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari karena pandemi ini belum berakhir.

Dalam sambutannya Sekcam Karangan menekankan untuk tetap mematuhi protokoler kesehatan dengan 3 M, dimohon kerjasama dari tiga pilar agar tetap melakukan pengawasan setiap kegiatan masyarakat di Desanya masing-masing. Terkait rencana tatap muka SD/MI maka team merencanakan adanya visitasi ke sekolah sekolah, untuk itu diharapkan kerjasamanya dari semua pihak.

Kapolsek Karangan AKP Tri Basuki juga menyampaikan pesan serta imbauan sebagai berikut, “Tugas kami Polri adalah untuk bersama pencegahan penyebaran covid-19. Bagi pelanggar protokoler kesehatan yang tidak bersedia di ingatkan maka bisa ditindak/dipidanakan sesuai undang undang tentang pencegahan penyakit menular. Kami mohon agar Kepala Desa memberikan penekanan kepada satgas masing masing Desa untuk tetap melaksanakan protokoler kesehatan dan tidak melaksanakan pembiaran terhadap pelanggaran protokoler kesehatan. Tujuan kami hanyalah untuk masyarakat agar sehat dan terbebas dari virus covid-19,” tegasnya.

Kemudian dilanjutkan penyampaian materi oleh dr. Tita Riskana sebagai berikut;
– Dasar hukum pelaksanaan adaptasi kebiasaan baru Permenkes dan perbub nomor 31 tahun 2020.
– Penjelasan bahwa secara umum pelaksanaan protokoler kesehatan adalah 3M harus benar-benar diterapkan.
– Pencegahan lebih utama daripada pengobatan.
– Telah dilaksanakan visitasi fasilitas umum diwilayah Karangan oleh tenaga kesehatan bekerjasama dengan satgas setempat.
– Diharapkan seluruh undangan yang hadir menjadi agen/menjadi pioner dalam pelaksanaan protokoler kesehatan dalam rangka Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).

Usai penyampaian materi kemudian dilanjutkan dengan penyerahan penghargaaan kepada fasilitas umum yang telah menerapkan AKB dengan baik. Kegiatan diakhiri dengan do’a dan penutup. Seluruh rangkaian kegiatan Bimtek adaptasi kebiasaan baru berjalan dengan tertib, lancar dan kondusif.