Pemantik Semangat, Bhabinkamtibmas Ngerdani Serahkan Bantuan ke Satgas Desa

Polres Trenggalek – Bhabinkamtibmas Desa Ngerdani Polsek Dongko Polres Trenggalek AIPDA Ipung Kristanto,S.H., menyerahkan bantuan berupa Hand Sanitizer kepada ketua Satgas Covid-19 Kampung Tangguh Semeru Desa Ngerdani yang bertempat di Posko Terpadu Satgas Kantor Pemerintah Desa Ngerdani Kecamatan Dongko Kabupaten Trenggalek.

Ditemui usai kegiatan, AIPDA Ipung Kristanto mengungkapkan sebagai pembina desa ia akan berupaya keras untuk menekan laju peningkatan kasus positif Covid-19 di wilayah binaan dengan cara menggugah kesadaran disiplin masyarakat terkait 3 M (memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau bisa menggunakan Hand sanitizer sebagai pembunuh kuman serta menjaga jarak).

“Kami lihat data di wilayah Desa lain beberapa hari terakhir menunjukkan angka penyebaran Covid-19 yang signifikan, oleh karena itu saya sebagai pembina desa ia akan berupaya keras untuk menekan laju peningkatan kasus positif Covid-19 di wilayah binaan dengan cara menggugah kesadaran disiplin masyarakat terkait 3 M (memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau bisa menggunakan Hand sanitizer sebagai pembunuh kuman serta menjaga jarak).” Ujarnya.

Dan dengan berikan bantuan atau upaya-upaya teknis bersama satgas Desa dan element lainnya diharapkan masyarakat bisa disiplin karena vaksin terbaik adalah disiplin itu sendiri. Tegas AIPDA Ipung Kristanto.

Sementara itu Kapolsek Dongko Polres Trenggalek AKP Rohadi,S.H., membenarkan apa yang dilalukan Bhabinkamtibmas Desa Ngerdani yang menyerahkan bantuan kepada Satgas Covid-19 Desa binaan.

“Ya benar apa yang dilakukan Bhabinkamtibmas Desa Ngerdani yang telah serahkan bantuan kepada Satgas Covid-19 Desa binaan sebagai upaya penanganan serta penanggulangan covid-19.” Ucap Kapolsek Dongko.

Penyerahan bantuan ini sebenarnya sangatlah kurang, akan tetapi harapan terbesarnya adalah menjadi pemantik semangat dan tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk menjalankan protokol kesehatan yang ketat saat beraktivitas, sehingga dapat memutus mata rantai penyebaran covid-19 dan masyarakat semakin produktif.