Sosialisasi Pengawasan Pilkada Menuju Suksesnya Pemilihan Bupati

Polres Trenggalek – Iptu Sadono, S.H., Kapolsek Pule Polres Trenggalek menghadiri kegiatan sosialisasi Pengawasan Pemilu Partisipasif dari Panwaslu Kecamtan Pule, Kabupaten Trenggalek yang dilaksanakan di lokasi KPN-RI Sadar. Rabu ( 25/11 ).

Dalam kegiatan tersebut juga hadirnya Ketua Panwaslu Kecamatan Pule, Sekretaris Kecamatan Pule, Danramil Pule yang mewakili, Kades Puyung dan Tanggaran, Perguruan Silat, Perwakilan Siswa siswi SMAN 1 Pule, PKD kecamatan Pule dan Tokoh masyarakat.

Sosialisasi pengawasan pemilu partisipatif merupakan inovasi dari panwaslu RI yang bersinergi dengan instansi lain dan ormas. Hal itu disampaikan Panwascam Pule dalam memberikan sambutanya.

Panwaslu kecamatan Punya wewenang mencegah, mengawasi dan menindak, dari 3 komponen ini tidak mungkin dari Pamwaslu saja yang dapat melaksanakan akan tapi perlunya sinergitas dengan Koramil, Polsek dan masyarakat.

Pengawasan pemilih partisipatif yaitu untuk dapat menentukan demokrasi pada pilkada Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek Tahun 2020 berjalan dengan baik.

Pillkada Trenggalek akan di laksanakan pada hari rabu tanggal 9 Desember 2020, Pengawasan partisipatif yang melibatkan peran serta aktif masyarakat atau tokoh-tokoh yang berpengaruh di masyarakat.

Masing masing TPS nanti akan ada Pengawas TPS, Tugas mulai dari pencegahan, penhawasan dan penindakan nanti kalau ada pengawasan partisipatif peran serta masyarakat tidak sama dengan tugas panwas, boleh mengawasi namun tidak boleh melakukan tindakan.

Adanya pengawasan pemilu partisipatif dapat berjalan dengan lebih baik dalam arti mulai dari pentahapan-pentahapan, sehingga tingkat pelanggaran berkurang.

” Kalau pelaksanaan pemilu berjalan baik maka akan menghasilkan pemimpin yang baik,” kata Muspika Pule.

Pengawasan itu sangat penting, pelaksanaan pemilu tahun 2020 berbeda dengab tahun sebelumnya karena kita mengalami masih dalam pademik Covid-19, ini nanti protokol kesehatan harus di laksanakan di setiap pentahapan pilkada, pakai masker, mencuci tangan pakai sabun, jaga jarak.

Kasus covid-19 di Kab trenggalek cukup tinggi sehingga pada 24 November 2020 jumlahnya 619 orang, ini yg perlu kita hati hati, 13 terendah dari bawah dan sekarang melebihi jumlah yang di tulungagung.

Untuk kecamatan Pule ada 17 dan sudah banyak yang sembuh, Kecamatan Pule masuk ranking 3 terendah, kita harus melaksanakan prokes dalam setiap kegiatan dan saling mengingatkan.

Peran aktif kita dalam rangka pengawasan pemilu sesuai tugasnya masing-masing sehingga dalam pelaksanaan Pilkada Trenggalek dapat berjalan dengan baik.