Kendalikan Operasi Yustisi Serentak, Kapolsek Dongko : Keselamatan Masyarakat Hukum Tertinggi

Polres Trenggalek – Menindaklanjuti perintah dari satuan tingkat atas, malam ini serentak jajaran TNI-Polri dan Satpol Pamong Praja Kecamatan Dongko yang dikendalikan oleh Kapolsek Dongko AKP Rohadi,S.H., melaksanakan kegiatan operasi yustisi dan penegakan disiplin protokol kesehatan.

Sebelum dilaksanakan operasi yustisi kali ini, petugas gabungan melakukan apel yang bertempat di halaman makoramil 13 Dongko diambil langsung oleh Kapolsek Dongko Polres Trenggalek AKP Rohadi.

Setelah apel selesai kemudian tim bergerak dan dalam operasi yustisi serta penegakan disiplin protokol kesehatan (Prokes) yang dilaksanakan TNI-Polri dan Satpol Pamong Praja Kecamatan Dongko mengambil tempat di Jalan Raya Dongko-Panggul Trenggalek tepatnya depan Makoramil 13 Dongko serta menyisir warung kopi yang banyak pengunjung di wilayah Kecamatan Dongko.

Dari pelaksanan operasi gabungan ini, petugas selalu mengedepankan sisi humanis serta tegas melakukan penindakan. Setidaknya ada belasan warga terjaring yang selanjutnya oleh petugas diberikan sangsi sosial berupa pengucapan Pancasila juga teguran tertulis yang kemudian diberikan masker sebagai perlindungan kesehatan.

Selaku penanggung jawab kegiatan AKP Rohadi kepada tim ini mengatakan, pandemi masih belum usai dan ketaatan disiplin protokol kesehatan masyarakat mulai kendor, terbukti dengan bertambahnya angka terkonfirmasi Covid-19 di Kecamatan Dongko menjadi perhatian serius. Maka kami dari tim gabungan TNI/Polri dan Satpol PP menggelar penertiban dan operasi yustisi.

“Pandemi masih belum usai dan ketaatan disiplin protokol kesehatan masyarakat mulai kendor, dan dalam berbagai kesempatan masih banyak ditemukan warga yang abai menggunakan masker baik dilingkungan sekitar maupun saat beraktivitas di luar rumah, atas hal itu bertambahnya angka terkonfirmasi Covid-19 di Kecamatan Dongko menjadi bukti dan perhatian serius kami untuk melakukan penertiban disiplin.” Kata Kapolsek Dongko.

Dasar atau payung hukum yang kami gunakan adalah Intruksi Presiden (INPRES) No. 6 Tahun 2020 tentang peningkatan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan dalam pencegahan serta pengendalian covid-19, serta keselamatan masyarakat sebagai hukum tertinggi. Tegas AKP Rohadi.