Forum Layak Anak Wujud Dukungan Pada Generasi Penerus

Polres Trenggalek – Pembinaan forum layak anak Kecamatan dan Desa di Kecamatan dilaksanakan pada senin kemarin, 30 November 2020, pukul 10.00 wib sampai dengan 12.30 Wib bertempat di pendopo Kecamatan Pule, Kabupaten Trenggalek.

Hadir dalam kegiatan tersebut Muspika Kecamatan Pule termasuk Iptu Sardono, S.H., Sekretaris Kecamatan Pule, Sekdes Se Kecamatan Pule mewakili Kades, TPPK Se Kecamatan Pule dan Perwakilan SMA N 1 Pule.

Pemkab Trenggalek saat ini banyak terconfirmasi covid-19, secara umum melejit alhamdulilah untuk kecamtan Pule jangan ikut melejit, semoga corona segera berakhir, di kecamatan Pule sebanyak 17 orang, rangking ke 3 dari bawah. Hal itu dikatakan unsur Muspika saat sambutanya.

Bantuan bapak ibu untuk selalu menyampaikan kpd putra putrinya terkait dg covid-19, 23 november 2020 untuk SLTP yang sebelumnya sudah di perboleh kan namun sekarang di dearling sampai ada pemberitahuan lebih lanjut.

ketika sekolah di rumah itu juga sudah karena memerlukan alat elektronik bisa juga signyal tidak lancar dan sarana prasarana tidak mendukung namun di tuntut oleh waktu.

Ketika para siswa dan siswi yang di berikan tugas oleh bapak ibu guru segera di selesaikan jangan sampai kita menunda atau menumpuk tugas yang di berikan.

Pembinaan forum layak anak ada beberapa hal yaitu Hak dasar anak diantaranya hak untuk mendapatkan taraf hidup dan fasilitas yang layak hak memperoleh asupan gizi yang cukup dan seimbang, hak untuk mendapatkan pendidikan, hak untuk mendapatakan perlindungan kekerasan, hak untuk hidup sehat.

Sekarang mulai dari SD – SMA wajib belajar 12 Thn, ketika anak itu di berikan gizi yang seimbang maka insyallah akan menjadi anak yang sehat.

Untuk mendaftar menjadi perangkat desa sekarang persyaratan SMA sederajat, Pendidikan perguruan tinggi di trenggalek sudah banyak sehingga mudah untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.

Anak merupakan generasi penerus bangsa, kita perlu kreatif /inovasi untuk mberikan aktifitas anak pada waktu luang untuk lebih aktif dan reaktif. Untuk saat ini HP jangan sampai di salah gunakan.

” Pada saat ini kita selalu memakai masker, jaga jarak, cuci tangan pakai sabun dan tidak boleh berkerumun, kalau sudah selesai sekolah agar langsung pulang dan jangan berkerumun,” tambah unsur Muspika.

Warga masyarakat yang akan mengadakan hajan kami menghimbau untuk hiburan tayub tidak di perbolehkan, kalau bisa yg urus ijin di upayakan jangan perangkat karena nanti kalau ada efeknya yang kena muspika mbah lurah, tolong yang mengurus yang bersangkutan.