Forkopimda Trenggalek Berikan Reward and Punishment Penanganan Covid-19

Polres Trenggalek – Forkopimda Kabupaten Trenggalek memberikan penghargaan kepada jajaran Muspika Kecamatan Bendungan. Penghargaan ini diberikan sebagai apresiasi atas dedikasi dan kerja kerasanya dalam penanganan penyebaran Covid-19 di wilayahnya. Jum`at, (18/12).

Penghargaan tersebut diberikan dalam sebuah seremonial apel gabungan yang digelar di halaman Mapolres Trenggalek. bertindak selaku pimpinan apel adalah Kapolres Trenggalek AKBp Doni Satria Sembiring, S.H., S.I.K., M.Si., Dandim 0806 Letkol Arh Uun Samson Sugiharto, SIP, M.I.Pol. dan Bupati Trenggalek yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Ir. Joko Irianto, M.Si.

Dalam sambutannya, AKBP Doni mengajak semua pihak khususnya jajaran Muspika bersama gugus tugas dan stakeholder terkait  untuk tetap semangat dan berperan aktif dalam penanganan Covid-19 di wilayah masing-masing.

“Kita ketahui bahwa saat ini masyarakat mulai jenuh dengan pandemi Covid-19 ini, namun kita tidak boleh bosan mengawasi dan menegakkan disiplin masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan” Ujar AKBP Doni.

Lebih lanjut perwira menengah alumni Akpol tahun 2000 ini menegaskan reward and punishment ini merupakan wujud apresiasi dan diharapkan dapat menjadi pelecut semangat bagi kecamatan yang lain untuk lebih banyak berbuat dengan mengambil langkah-langkah strategis sesuai dengan karakter dan kearifan lokal setempat guna menekan angka terkonfirmasi dan  meningkatkan angka kesembuhan.

Dengan komitmen bersama, gotong royong dan konsistensi yang kuat, pihaknya yakin dan percaya Trenggalek bebas covid-19 adalah sebuah keniscayaan. Orang nomor satu dijajaran Polres Trenggalek ini juga mengajak semua pihak untuk membangun optimisme publik dengan kampanye edukasi protokol kesehatan secara masif dan simultan.

“Mari bersama-sama kita bangun Trenggalek ini dengan penuh tanggung jawab didukung sinergitas yang kuat, saya yakin Trenggalek bisa kembali ke zona kuning atau bahkan zona hijau” Imbuhnya.

Senada, Letkol Arh Uun Samson Sugiharto mengatakan, sinergitas merukan kunci dari keberhasilan penanganan Covid-19 selain tingkat kesadaran masyarakat yang tinggi. Untuk itu pihaknya berharap jajaran Muspika untuk terus bergerak dan tak pernah lelah mengingatkan warganya mematuhi protokol kesehatan. Pihaknya juga mengimbau agar petugas dilapangan tetap menjaga kesehatan mengingat sudah cukup banyak petugas yang terpapar virus berbahaya tersebut.

Sementara Sekda Joko Irianto menegaskan, akhir-akhir ini angka terkonfirmasi Covid-19 cenderung mengalami kenaikan cukup signifikan. Reward and punishment ini diharapkan dapat menjadi pelecut semangat agar lebih berperan aktif dalam melawan covid-19 dan lebih intens mengawasi serta memberikan pesan moral bagi masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan selama pandemi.