Kanit Binmas Polsek Dongko berikan Materi Krida Saka Bhayangkara

Polres Trenggalek – Bertempat di halaman mako sementara Polsek Dongko Polres Trenggalek, Kanit Binmas AIPTU Tarigan Budi Sarwono selaku Pamong Saka bersama anggota jaga mengambil apel rekan-rekan Pramuka yang ikut Saka Bhayangkara Polsek Dongko.

Setelah mengambil apel selesai, kemudian Kanit Binmas Polsek Dongko dan anggota lainnya kemudian melanjutkan kegiatan dengan memperkenalkan materi-materi Krida yang ada di dalam ke Pramukaan Saka Bhayangkara.

Adapun materi yang diberikan kali ini adalah Krida Lalu lintas dan Krida Tindakan Pertama Tempat Kejadian Perkara (TPTKP) yang diberikan oleh Kanit Binmas Polsek Dongko kepada para anggota Saka Bhayangkara.

Ditemui AIPTU Tarigan Budi Sarwono mengatakan secara bertahap (step by step) dalam menyampaikan materi dalam Krida Saka Bhayangkara.

“Sengaja kami berikan 2 materi sekaligus kepada para anggota Saka Bhayangkara Polsek Dongko dengan metode pelatihan secara bertahap (step by step) terkait pengetahuan penggunaan tanda bunyi peluit peringatan, berhenti, bahaya dan maju, dan gerakan dasar serta aplikasi 12 pengaturan lalu lintas, kemudian disambung Krida TPTKP.” Kata Kanit Binmas.

 

Sementara Kapolsek Dongko Polres Trenggalek AKP Rohadi,S.H., menambahkan jika kegiatan yang dilakukan Kanit Binmas dan anggota adalah sarana proses mendidik para Pramuka Saka Bhayangkara agar lebih meningkatkan kinerjanya dan mempunyai skil saat bertugas dilapangan membantu pihak Kepolisian.

“Ini adalah sebagai suatu sarana dalam proses mendidik Pramuka untuk meningkatkan kinerja para anggota Saka Bhayangkara Polsek Dongko agar mempunyai skil saat bertugas dilapangan membantu pihak Kepolisian dan memelihara keamanan.” Tambahnya.

Tidak hanya itu, secara periodik kami juga akan memberikan materi-materi lanjutan sebagai bukti perhatian juga kepedulian untuk membangun karakter para pelajar dan generasi millenial yang tangguh sekaligus berkarakter dan kepribadian kebangsaan sehingga keberadaan Pramuka Saka Bhayangkara tak perlu diragukan lagi. Pungkas AKP Rohadi.