Polsek Suruh Ajak Pelaku Usaha Untuk Taat Protokol Kesehatan

Polres Trenggalek – Polsek Suruh Polres Trenggalek terus melaksanakan imbauan dan sosialisasi serta edukasi adaptasi kebiasaan baru serta protokoler kesehatan kepada masyarakat ditengah pandemi Covid 19 serta sebagai upaya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Kegiatan sosialisasi dan edukasi tentang protokol kesehatan dan adaptasi kebiasaan baru tersebut seperti yang digelar oleh tiga anggota Polsek Suruh dipimpin oleh KaSPKT C Aiptu Nyoto, bertempat di tempat tempat keramaian seperti pertokoan, warung makan dan warung kopi yang ada diwilayah hukum Polsek Suruh Polres Trenggalek. Minggu (27/12)

Dalam kesempatan itu sosialisai dan edukasi tersebut bhabinkamtibmas Desa Ngrandu Polsek Suruh Polres Trenggalek Aipda Suwoyo yang ikut dalam sosialisasi tersebut mengajak para pengusaha maupun pemilik toko, warung makan, warung kopi untuk mentaati protokol kesehatan yang antara lain selalu mengunakan masker, menjaga jarak fisik antar warga dan sebelum maupun sesudah melakukan aktifitas untuk mencuci tangan dengan mengunakan sabun antiseptik dan air yang mengalir serta tidak berkerumun.

“Bagi pemilik warung makan, toko, warung kopi serta tempat usaha lainnya agar didepan tempat usaha menyediakan air dan juga sabun antiseptik untuk digunakan oleh konsumen yang akan berbelanja maupun makan dan minum,” jelas Aipda Suwoyo

Kapolsek Suruh Polres Trenggalek Iptu Mujiat A, S.H saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa ada beberapa titik yang menjadi target kegiatan oleh Polsek Suruh Polres Trenggalek dalam sosialisasi dan edukasi protokol kesehatan dan juga pendisiplinan protokol kesehatan setiap harinya.

“Ada beberapa poin yang disampaikan ketika personil Polsek Suruh Polres Trenggalek menyampaikan imbauan tersebut, yang antara lain melakukan pola hidup bersih dan sehat dengan cara rutin bersihkan rumah, lingkungan tempat tinggal dan lakukan penyemprotan disinfektan secara berkala, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir atau menggunakan hand sanitizer,” kata Iptu Mujiat A

Masih menurut Kapolsek bahwa saat memberi salam juga tidak boleh bersentuhan tangan, tidak cipika-cipiki, cukup dengan kedua tangan yang ditempelkan di dada, jaga jarak dengan orang yang sedang batuk atau bersin, etika batuk dan bersin dengan memakai masker atau menutup mulut dengan siku bagian dalam, selanjutnya, tidak berada di tempat keramaian seperti tempat hiburan dan lainnya, harus menjaga jarak minimal 1 meter, tidak melakukan perjalanan apabila tidak terlalu diperlukan dan segera melaporkan apabila tiba dari daerah endemic Covid-19.

“Disamping itu kita juga menghimbau untuk lebih baik di rumah saja apabila tidak ada hal yang terlalu penting. Jika mengalami gejala flu seperti batuk, demam, pilek, sesak nafas lebih dari dua minggu segera periksa ke dokter atau petugas kesehatan terdekat,” pungkas Kapolsek Iptu Mujiat A