Jelang Tahun Baru, Kapolres Trenggalek Tinjau Pos Pengamanan Watulimo

Polres Trenggalek – Kepala Kepolisian Resor Trenggalek AKBP Doni Satria Sembiring, S.H., S.I.K., M.Si. meninjau pengamanan lokasi wisata di Watulimo, Kabupaten Trenggalek. Kunjungan Kapolres muda ini dilakukan dalam rangka persiapan pengamanan tahun baru 2021. Selasa, (29/12).

Dalam kesempatan tersebut orang nomor satu dijajaran Polres Trenggalek ini mengunjungi beberapa pos pengamanan yang memang sengaja didirikan untuk memaksimalkan pengamanan Natal dan tahun baru sekaligus mendukung berlangsungnya operasi Lilin Semeru 2020 yang ditempatkan di Watulimo Trenggalek.

Tak sekedar mengecek kesiapan personel, sarana prasarana dan administrasi pos pengamanan, AKBP Doni juga menyempatkan diri berinteraksi dengan petugas pengamanan yang merupakan personel gabungan dari Polri, TNI, Satpol PP, Dishub, Dinkes dan Pramuka.

“Terima kasih kepada para petugas yang telah bekerja keras melakukan pengamanan. Tetap semangat. Jaga kesehatan dan patuhi protokol kesehatan.” Ucap AKBP Doni.

Sesuai dengan surat edaran Bupati Trenggalek, lokasi wisata akan ditutup sementara terhitung mulai tanggal 31 Desember 2020 hingga 1 Januari 2021. Hal tersebut dilakukan untuk mencegah munculnya kerumunan ataupun melonjaknya jumlah wisatawan yang berpotensi menjadi klaster baru penularan Covid-19.

“Kami imbau agar masyarakat tidak keluar rumah jika tidak ada keperluan mendesak dan tidak melakukan kegiatan atau keramaian yang dapat menimbulkan kerumunan pada perayaan tahun baru 2021.” Ujar AKBP Doni.

Hal tersebut sesuai dengan Maklumat Kapolri nomor: Mak/4/XII/2020 tentang Kepatuhan Terhadap Protokol Kesehatan Dalam Pelaksanaan Libur Natal Tahun 2020 dan Tahun Baru 2021, yang diterbitkan tanggal 23 Desember 2020.

AKBP Doni menuturkan, Maklumat Kapolri tersebut bertujuan untuk memutus dan mencegah rantai penyebaran virus corona atau Covid-19 saat libur panjang akhir tahun, apalagi saat ini penambahan angka kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Trenggalek masih menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan.

Untuk itu, pihaknya akan mempertebal pengamanan sejak dari perbatasan Trenggalek-Tulungagung hingga jalur menuju lokasi wisata. Pengamanan ini untuk mencegah kemungkinan masih adanya wisatawan yang tetap nekat berkunjung ke lokasi wisata sehingga perlu upaya antisipatif.