Kapolsek Dongko Kendalikan Tim Gabungan TNI-Polri Berlakukan Aturan Jam Malam

 

Polres Trenggalek – Malam ini jajaran TNI-Polri dari Koramil 13 Dongko dan Polsek Dongko dengan Perwira pengendali yakni
Kapolsek Dongko Polres Trenggalek AKP Rohadi,S.H., melaksanakan kegiatan pemeliharaan keamanan dan ketertiban wilayah serta penegakan hukum disiplin protokol kesehatan (prokes) untuk menekan atau mencegah dampak penularan virus corona (Covid-19).

Sebelum melaksanakan kegiatan, terlihat Kapolsek Dongko Polres Trenggalek mengambil apel petugas gabungan yang bertempat di halaman makoramil 13 Dongko. Setelah selesai kemudian tim bergerak bersama menyisir warung ataupun kafe di wilayah Kecamatan Dongko yang masih beroperasi pada malam hari dan banyak pengunjung.

Perlu diketahui bersama bahwasanya dari pelaksanan operasi gabungan ini adalah untuk menindaklanjuti pemberlakukan aturan jam malam sesuai Maklumat Kapolri dan Surat Edaran Guberbur Jawa Timur serta Surat Edaran Bupati Trenggalek tentang Antisipasi Penyebaran Virus Covid-19 pada liburan Tahun baru 2021 dan petugas selalu mengedepankan sisi humanis serta tegas melakukan penindakan.

Dikonfirmasi, Kapolsek Dongko Polres Trenggalek AKP Rohadi kepada tim ini mengatakan, dalam rangka menindaklanjuti perintah dari satuan tingkat atas terkait perlindungan pada masa pandemi yakni tentang ketaatan disiplin protokol kesehatan. Maka pihaknya bergabung dengan TNI untuk menggelar kegiatan bersifat represif atau penindakan yakni penertiban bagi masyarakat yang masih bandel untuk menjalankan protokol kesehatan.

“Pandemi masih belum usai dan ketaatan disiplin protokol kesehatan masyarakat mulai kendor, dan dalam berbagai kesempatan masih banyak ditemukan warga yang abai menggunakan masker baik dilingkungan sekitar maupun saat beraktivitas di luar rumah, atas hal itu bertambahnya angka terkonfirmasi Covid-19 di Kecamatan Dongko menjadi bukti dan perhatian serius kami untuk melakukan penertiban disiplin.” Kata Kapolsek Dongko.

Dasar atau payung hukum yang kami gunakan adalah Intruksi Presiden (INPRES) No. 6 Tahun 2020, Maklumat Kapolri, Surat Edaran Guberbur Jawa Timur dan Surat Edaran Bupati Trenggalek, serta keselamatan masyarakat sebagai hukum tertinggi. Tegas AKP Rohadi.