Percepat Penanganan, Satgas Covid-19 Desa Timahan Gelar Koordinasi

Polres Trenggalek – Tim satuan tugas penanganan Covid-19 Desa Timahan gelar pertemuan guna mengkoordinasikan terkait protokol yang harus dilakukan dalam rangka mempercepat penanganan dan mengantisipasi penyebaran Covid-19 pada warga Desa Timahan Kecamatan Kampak Kabupaten Trenggalek. Senin (19/01).

Pertemuan ini pun diikuti oleh Bapak Heri Sulistyi Bhekti, S.T. selaku Kepala Desa Timahan, Bhabinkamtibmas Timahan Bripka Puguh Riyanto, S.H., Perangkat Desa Timahan, Bidan Desa Ibu Ulyana Hidayati, SST.Keb., dan Perawat Desa Bapak Eko Haryo Witanto, Amd.Kep.

Kegiatan koordinasi yang digelar di Balai Desa pagi ini bertujuan sebagai upaya untuk mempercepat penanganan apabila ditemukan adanya warga yang mendapat hasil rapid test antigen positif. Tes rapid antigen merupakan tindakan skrining awal terhadap infeksi Covid-19. Apabila ada warga yang mendapatkan hasil positif dari tes rapid antigen masih tetap harus dilakukan swab test untuk memastikan infeksi yang dialami oleh pasien tersebut.

Tim satgas Covid-19 desa Timahan menyampaikan bahwa apabila ada warga yang mendapat hasil tes rapid antigen positif maka tim medis akan menyampaikan prosedur medis untuk dilanjutkan dengan swab test. Selanjutnya, juga akan dilakukan tracing dan swab test kepada anggota keluarganya.

Bripka Puguh menyampaikan apabila warga yang positif pada hasil tes rapid antigen dalam keadaan sehat tanpa keluhan atau OTG (Orang Tanpa Gejala) dan menolak untuk dilakukan swab test, maka pasien tersebut beserta kontak erat harus melalukan isolasi mandiri selama 14 hari.

“Warga yang positif dari rapid test antigen dan tidak mau diswab harus mengisolasi mandiri di rumah beserta kontak eratnya. Jika selama masa isolasi ternyata muncul keluhan atau gejala maka harus segera menghubungi tim Satgas agar mendapat penanganan secara medis dan segera dilakukan swab test”, jelas Bripka Puguh.

Bripka Puguh juga menambahkan bahwa., “Pasien yang melakukan isolasi mandiri akan mendapatkan pengawasan secara ketat dari 3 pilar, Satgas desa, dan petugas medis”, imbuhnya.