Polsek Watulimo Sosialisasikan Disiplin Prokes di Pasar Tasikmadu

Polres Trenggalek – Menindaklanjuti Instruksi Presiden Nomor 6 tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian COVID-19 (Corona Virus Disease 2019) serta Keputusan Bupati Trenggalek Nomor 28 Tahun 2021 tentang PPKM, jajaran Polres Trenggalek bersinergi bersama Kodim 0806 dan Satpol PP kembali menggencarkan sosialisasi penerapan protokol kesehatan guna mencegah dan meminimalisir penyebaran Covid-19 di seluruh wilayah Kabupaten Trenggalek. Selasa (19/1).

Tak terkecuali bagi Polsek Watulimo yang melaksanakan kegiatan yang sama dengan menerjunkan seluruh personel yang dipimpin langsung oleh Wakapolsek Watulimo Iptu Cikini, S.Pd untuk menyampaikan sosialisasi baik secara langsung maupun penempelan leaflet di tempat-tempat strategis yang menjadi perhatian masyarakat.

Sosialisasi protokol kesehatan ini dilaksanakan di dua lokasi yang berbeda yakni Pasar Desa Tasikmadu dan pasar Sebo Desa Slawe. Dua lokasi ini dipilih mengingat pasar merupakan salah satu tempat berkumpul masyarakat yang tentunya rentan dengan penularan virus Corona.

“Sosialisasi terkait dengan Inpres nomor 6 tahun 2020 dan Perda Jatim nomor 2 tahun 2020 serta Keputusan Bupati Trenggalek Nomor 28 Tahun 2021 tentang PPKM ini dilakukan baik oleh Polres maupun Polsek jajaran berkolaborasi dengan TNI dan Satpol PP untuk menggugah kesadaran masyarakat tentang pentingnya disiplin protokol kesehatan” Ungkap Iptu Cikini.

Dalam kesempatan tersebut, Wakapolsek juga membagikan masker dan leaflet berisi tentang tips mencegah Covid-19 kepada pengunjung maupun pedagang serta pemakai jalan yang kebetulan berada di area pasar tersebut.

Ditempat terpisah Kapolsek Watulimo Polres Trenggalek AKP Suraji, S.H., M.H menuturkan, Kabupaten Trenggalek saat ini telah masuk zona merah, artinya penyebaran Covid-19 dengan resiko tinggi. Berarti petugas harus lebih semangat dalam penanganan penyebaran virus mematikan tersebut, sehingga diharapkan Kabupaten Trenggalek bisa masuk zona kuning dan bahkan zona hijau atau bebas dari paparan Covid-19.

Protokol kesehatan lanjut AKP Suraji, merupakan perlindungan kesehatan individu dengan selalu menggunakan alat pelindung diri, jaga jarak, pakai masker, cuci tangan secara teratur dan budaya hidup bersih. Pihaknya juga meminta kepada para pedagang untuk menyediakan handsanitizer dan mengatur jarak aman antar pembeli.

“Sanksi terhadap pelanggaran protokol kesehatan berupa teguran lisan/tertulis, kerja sosial, denda administratif, serta penghentian dan penutupan sementara penyelenggaraan usaha”. Pungkasnya.