Forkopincam Suruh Sosialisasikan Perpanjangan PPKM ke Warga Desa Gamping

Polres Trenggalek – Setelah diumumkannya secara resmi bahwa Kabupaten Trenggalek menjadi salah satu zona merah tingkat resiko penyebaran Covid-19, Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin pun mengambil kebijakan baru yaitu memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) hingga tanggal 8 Februari 2021

Guna untuk mensosialisasikan kepada warga tentang status zona merah tingkat resiko penyebaran Covid 19 serta perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) oleh Pemerintah Kabupaten Trenggalek, Forkopincam Suruh secara rutin mengelar dan melaksanakan kegiatan sosialisasi kepada warga

Seperti pada pagi ini Forkopincam Suruh yang terdiri dari Pjs Camat Suruh Dwi Ratna Widyawati AP MM, Kapolsek Suruh Polres Trenggalek AKP Mujiat A, S.H, Danposramil Suruh Letda Inf Sutopo yang didampingi oleh tiga pilar kamtibmas desa melaksanakan sosialisasi kepada anggota bundesma Desa Gamping bertempat di Balaidesa Gamping Kecamatan Suruh. Selasa (26/01)

Dalam kesempatan itu Pjs Camat Suruh Dwi Ratna Widyawati menyampaian bahwa pada saat ini kabupaten kita masuk dalam zona merah tingkat resiko penyebaran Covid 19 untuk itu Pemerintah Kabupaten Trenggalek memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) hingga tanggal 8 Februari 2021

“Dalam PPKM tersebut diatur para pengusaha restoran harus berdisiplin menerapkan protokoler kesehatan yang antara lain pengunjung restoran maupun rumah makan hanya bisa 25% kapasitan serta sampai jam 7 malam selepasnya bertransaksi melalui pesan antar atau dibawa pulang kerumah,” kata Dwi Ratna Widyawati

Masih menurut Pjs Camat Suruh bahwa untum hajatan pernikahan diupayakan hanya cukup seremoni saja yaitu ijab dan qobul saja, sedangkan untuk memeriahkan atau pestanya agar ditunda hingga waktu yang tepat dan memungkinkan atau dengan kata lain setelah pandemi ini berakhir

“Kami himbau untuk seluruh masyarakat agar mentaati aturan dalam pemberlakuan PPKM dan untuk acara ijab dan qobul hanya bisa diikuti oleh 15 orang saja 5anpa ada konsumsi atau makan ditempat serta tidak ada pesta,” tegas Pjs Camat Suruh

Sementara itu Kapolsek Suruh Polres Trenggalek AKP Mujiat A, S.H memberikan dan menyampaikan pesan pesan kamtibmas sekaligus mengajak warga untuk bersama sama mematuhi protokol kesehatan dengan menerapkan adaptasi kebiasaan baru ditengah pandemi Covid 19 yang hingga kini penyebarannya masih sangat tinggi

“Kami minta untuk seluruh warga dalam aktifitas tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat, adapun protokol kesehatan tersebut meliputi Menjaga jarak fisik antar warga, Mengunakan Masker yang baik dan benar, Mencuci tangan dengan mengunakan sabun antiseptik dan air yang mengalir atau menggunakan handsanitazer serta menghindari kerumunan atau tidak berkerumun,” ucap Kapolsek Suruh Polres Trenggalek

Masih menurutnya bahwa untuk saat ini sudah ada 40 warga yang ada diwilayah Kecamatan Suruh ini yang terpapar oleh adanya Virus Corona untuk itu mari kita bersama sama mematuhi protokol kesehatan untuk menjaga diri kita, keluarga dan juga orang orang yang ada disekitar kita

“Terkait dengan adanya kebijakan pemerintah Kabupaten Trenggalek tentang PPKM mari bersama sama kita laksanakan agar wilayah kita segera keluar dari zona merah penyebaran Covid 19 dan pandemi ini segera berakhir,” pungkas Kapolsek Suruh AKP Mujiat A