Ops Yustisi, Gabungan TNI-Polri dan SatpolPP Kecamatan Dongko Tindak Tegas Pelanggar Prokes

Polres Trenggalek – Siang ini bertempat di pinggir jalan Raya Dongko – Panggul Trenggalek tepatnya area pertokoan pasar Dongko dilaksanakan apel gabungan dari personel TNI-Polri (Koramil 13 Dongko dan Polsek Dongko) serta Satpol PP Kecamatan Dongko dalam rangka persiapan kesiapan sebelum pelaksanaan tugas Operasi Yustisi guna menindaklanjuti masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) guna memutus rantai penyebaran covid-19.

Dari pelaksanaan apel gabungan ini diambil oleh Danramil 13 Dongko Kapten Inf Bambang Subani yang didampingi Wakapolsek Dongko IPDA Susila Basuki dan selesai kegiatan langsung dibagi tugas untuk pelaksanaan Operasi Yustisi.

Dalam pelaksanaan operasi yustisi gabungan ini masih saja didapati masyarakat yang abai terhadap kepatuhan aturan disiplin menjalankan protokol kesehatan yakni tanpa menggunakan masker, selanjutnya petugas memberikan sangsi teguran tertulis dan membeli masker untuk selalu digunakan saat beraktivitas.

Dikonfirmasi, Wakapolsek Dongko IPDA Susila Basuki menuturkan jika apel yang dilaksanakan sengaja mengambil tempat di titik lokasi sebagai salah satu bukti bahwa petugas semuanya siap.

“Sengaja pelaksanaan apel dilaksanakan di lokasi kegiatan Operasi Yustisi guna menunjukkan semua personel gabungan siap bertugas demi masyarakat bangsa dan negara.” Tuturnya.

Sementara ditempat terpisah, Kapolsek Dongko Polres Trenggalek AKP Rohadi mengimbau kepada masyarakat untuk selalu disiplin menjalankan protokol kesehatan dengan disiplin menggunakan masker, disiplin menjaga jarak dan disiplin mencuci tangan dengan menggunakan sabun dan air mengalir guna mencegah penularan dari virus corona.

“Pandemi virus corona belum berakhir, saya selaku Kapolsek Dongko Polres Trenggalek mengimbau kepada masyarakat untuk tetap patuh disiplin protokol kesehatan salah satunya adalah disiplin dalam memakai masker, disiplin menjaga jarak dan disiplin mencuci tangan dengan menggunakan sabun dan air mengalir guna mencegah penularan dari virus corona. Memang masker tidak bisa jadi jaminan seperti yang diperbincangkan banyak orang, karena yang bisa menjadi jaminan yaitu sertifikat tanah ataupun BPKB, akan tetapi jika itu jaminan pengajuan piutang dengan jaminan.” Ujar AKP Rohadi seraya tersenyum.

Jangan remehkan penyebaran virus corona, karena apabila kenikmatan yang telah diberikan oleh Allah S.W.T., dari indera perasa ataupun penciuman kita dicabut karena indikasi terserang virus corona maka kita akan merasa salah dan tentunya sedih juga sangat ingin secepatnya kembali pulih. Untuk itu jagalah kesehatan dengan cara senantiasa disiplin menjalankan protokol kesehatan. Tegas Kapolsek Dongko.