Vaksinasi Covid-19 Pada Nakes Pule, Unsur Muspika Ada

Polres Trenggalek – Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tahap I kepada tenaga kesehatan Puskesmas Pule, KabupatenTrenggalek dilaksanakan itu pada Jum’at siang kemarin ( 29/1 ). Dalam kegiatan pelaksanaan tersebut dihadiri unsur Muspika Pule untuk memantau saat berlangsungnya kegiatan.

” Kegiatan vaksinasi Covid-19 yang ditujukan kepada tenaga kesehatan waktunya dimulai pada pagi pukul 08.00 Wib dan dilanjutkan setelah kegiatan sholat Jum’at dilaksanakan,” kata AKP Sardono menjelaskan kegiatan vaksinasi covid-19.

AKP Sardono kemarin tidak sendirian, rekan unsur Muspika dan instansi samping juga ikut menghadiri kegiatan tersebut seperti dr. Bambang Kepala Puskesmas Pule, Ir. Mulyono,M.H Camat Pule, Serka Sujito Anggota Koramil 0806/10 Pule, Aipda Febrian Sunu Ps. Kanit Bimmas Polsek PUle, Aipda Edi Santoso Ps. Kanit Provos Polsek Pule, Petugas tim vaksinasi Covid-19 dan Tenaga kesehatan Puskesmas Pule yang akan di vaksin

Dalam serangkaian kegiatan vaksinasi Covid-19 Puskesmas Pule dikantongi informasi kegiatan dimulai Pukul 08.00 wib Petugas mulai mempersiapkan kegiatan dan membuka tempat penyimpanan Vaksiv-19

Selanjutnya, Pukul 08.45 wib pelaksanaan penyuntikan vaksin covid-19 kepada 40 orang tenaga kesehatan di Puskesmas Pule, diawali oleh Kepala Puskesmas Pule dr. Bambang dan dilanjutkan tenaga kesehatan lainnya.

Teknis pelaksanaan Vaksin bagi Tenaga Kesehatan adalah:
a. Pendaftaran secara online
b. Diadakan scraning, untuk mengetahui kondisi kesehatan
c. Penyuntikan Vaksin
d. Pemberian Kartu Vaksin dan Sertifikat Vaksin yang ditanda tangani oleh Ketua Tim Vaksinasi dari Puskesmas Pule.
e. Observasi selama 30 menit

Jumlah Tenaga kesehatan Puskesmas Pule sebanyak 88 Orang dan yang akan dilakukan vaksin Covid-19 sebanyak 83 orang sedangkan 3 orang sedang hamil dan 2 orang menyusui.

Pelaksanaan vaksin covid-19 di bagi 3 tahap sbb :
a. Tahap I : 40 orang
b. Tahap II : 40 orang
c. Tahap III : 3 orang

Jumlah Tenaga Kesehatan Puskesmas Pule yang sudah melaksanakan Vaksin Tahap I sebanyak 39 orang.

Dari jumlah keseluruhan tenaga medis yang sudah divaksin, kecuali satu orang tenaga medis Sukatmiatun belum di vaksin di karenakan comorbid kelenjar tiroid