Musdessus Validasi Data dan Penetapan KPM BLT DD Puru

Polres Trenggalek – Pemerintah melalui menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Menteri Desa PDTT), Abdul Halim Iskandar mengatakan, bahwa program Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari dana desa akan dilanjutkan di tahun 2021 dengan besaran Rp 300.000 per bulan per Keluarga Penerima Manfaat (KPM)

Menindak lanjuti keputusan dari Pemerintah dan Intruksi dari menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Menteri Desa PDTT), BPD Puru bersama dengan Pemerintah Desa Puru Kecamatan Suruh pada pagi ini menggelar musdessus dalam rangka Validasi data dan penetapan KPM BLT DD Tahun 2021 bertempat di Balaidesa Puru Kecamatan Suruh Kabupaten Trenggalek. Kamis (04/02)

Hadir dalam kegiatan musdessus tersebut antara lain Kepala Desa Puru Juli, Ketua BPD Puru Sunaryo beserta anggota, Bhabinkamtibmas Desa Puru Polsek Suruh Polres Trenggalek Bripka Dian Dwi Pratomo, Babinsa Desa Puru Serka Muji Santoso, Sekretaris Desa Puru Didik W, Perangkat Desa Puru Ketua Rt dan Rw se Desa Puru

Kepala Desa Puru Juli dalam kesempatan itu menyampaikan ucapan terima kasih kepada para tamu undangan yang telah hadir dalam giat musdessus Validasi dan Penetapan KPM BLT DD untuk tahun 2021, sebelumnya kami sampaikan bahwa pemerintah telah memutuskan bahwa jaring pengaman sosial masih seperti yang kemarin. Kementerian Sosial juga mengeluarkan Bantuan Sosial Tunai dengan basis data yang sudah dimiliki, dan dana desa juga masih digunakan sebagian untuk BLT dengan basis data yang sudah ada

“Dengan mempertimbangkan untuk menganggarkan dan menetapkan penerima BLT DD tidak boleh tumpang tindih dengan jenis bantuan lain, baik itu bantuan dari Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah seperti PKH, BPNT, BSP dan KPE maka kami minta untuk data betul betul dicermati sehingga tepat sasaran,” ucap Juli

Lebih lanjut Kepala Desa Puru menyampaikan bahwa untuk KPM BLT DD tahun 2021 akan mendapatkan bantuan selama 1 tahun dan masing masing KPM penerima BLT DD akan mendapatkan bantuan sebesar Rp 300.000,- perbulan

“Kami minta kepada seluruh warga untuk bersama sama mewaspadai pandemi Covid 19 karena hingga saat ini belum berakhir, untuk itu tetap patuhi protokol kesehatan dan kami juga sampaikan bahwa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat masih berlangsung,” jelas Kepala Desa Puru Juli

Sementara itu, Bhabinkamtibmas Desa Puru Polsek Suruh Polres Trenggalek Bripka Dian Dwi Pratomo dalam kesempatan itu memberikan dan menyampaikan pesan pesan kamtibmas sekaligus mengajak para tokoh masyarakat untuk bersama sama mematuhi dan mensosialisasikan tentang adaptasi kebiasaan baru ditengah pandemi Covid 19 dengan menerapkan protokoler kesehatan dalam setiap aktifitas

“Kami sampaikan kepada seluruh peserta musdessus bahwa pada saat ini diwilayah Jawa Timur masih ada dua Kabupaten yang berstatus zona merah penyebaran Covid 19 yaitu Kabupaten Trenggalek dan Madiun untuk itu mari kita bersama sama mematuhi protokol kesehatan sesuai dengan instruksi dari Pemerintah agar Pandemi ini segera berakhir,” kata Bripka Dian Dwi Pratomo

Masih menurutnya bahwa untuk saat ini Pemerintah Kabupaten Trenggalek masih melaksanakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) hingga tanggal 8 Februari 2021 dan dalam PPKM tersebut telah juga diatur bahwa mengenai para pengusaha restoran harus berdisiplin menerapkan protokoler kesehatan yang antara lain pengunjung restoran maupun rumah makan hanya bisa melayani 25% kapasitan serta sampai jam 7 malam selepasnya bertransaksi melalui pesan antar atau dibawa pulang kerumah.

Lebih lanjut Bripka Dian menerangkan bahwa untuk hajatan pernikahan diupayakan hanya cukup seremoni saja yaitu ijab dan qobul saja, sedangkan untuk memeriahkan atau pestanya agar ditunda hingga waktu yang tepat dan memungkinkan atau dengan kata lain setelah pandemi ini berakhir atau setelah diijinkan oleh Pemerintah Kabupaten Trenggalek

“Kami menghimbau untuk seluruh masyarakat agar mentaati aturan dalam pemberlakuan PPKM dan untuk acara ijab dan qobul hanya bisa diikuti oleh 15 orang saja tanpa ada konsumsi atau makan ditempat serta tidak ada pesta,” Pungkas Bhabinkamtibmas Desa Puru Polsek Suruh Polres Trenggalek