Ternyata Bukan Longsor, Gundukan Tanah Jatuh Tergerus Air

Polres Trenggalek – ” Info seputaran kejadian dimaksud bukan longsor namun ambrolan tanah bekas cangkulan yang terbawa oleh aliran air akibat guyuran hujan lebat jatuh dari atas tebing setinggi +- 10 meter, tanah jatuh kebawah menjebol dinding dapur rumah milik korban yang terbuat dari kayu,” kata Aiptu Marjani saat mendatangi lokasi informasi kejadian di rumah Sarno, ( Rt/23 ), ( Rw/12 ), dusun sendang desa Puyung pada sore kemarin.

Up date dilokasi gundukan tanah sudah diatasi dengan cara diratakan sendiri oleh korban dibantu tetangga. Setelah kejadian tersebut para tetangga melakukan evakuasi secara bersama-sama pada tanah yang longsor.

Petugas gabungan dari TNI Koramil 0806/10 Pule, Polsek Pule, TRC dari Bpbd dan Pemdes Puyung segera menindak lanjuti informasi yang beredar di medsos pada sore kemarin, Senin ( 8/2 ).

” Kita merespon adanya kejadian yang menurut informasi sebelumnya adanya kejadian tanah longsor dengan beberapa personel gabungan ke lokasi kejadian,” tambahnya.

Kemarin sore, hujan mengguyur wilayah pule dan sekitarnya termasuk di wilayah Puyung. Akibat dari hujan deras yang mengguyur wilayah menyebabkan intensitas air menjadi deras, seperti yang mengucur menimpa gundukan tanah di gampeng warga desa Puyung pada sore kemarin.

” Kita memastikan ini bukan kejadian bencana longsor, rumah sebagian dapur yang rusak tertimpa tanah yang berasal dari gundukan tanah sebelumnya yang akan digunakan urug. Kerugian dari kerusakan adanya 10 dinding kasibot yang rusak,” pungkasnya.