Pemdes Nglebo Gelar Musdes Perencanaan Penerima BLT DD Tahun 2021

Polres Trenggalek – Berdasarkan Surat Edaran dari Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDDT) Nomor 17 Tahun 2020 tentang percepatan Penggunaan Dana Desa tahun 2021 yang salah satunyan untuk percepatan pelaksanaan Bantuan Langsung Tunai dana Desa Tahun 2021 dan Permendesa PDDT Nomor 13 Tahun 2020 tentang prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2021, penggunaan Dana Desa tahun ini tetap di harapkan pada jaring pengaman sosial, desa aman Covid-19, dan pemulihan ekonomi nasional yang mencakup sektor strategis nasional, salah satu diantaranya adalah pelaksanaan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sejumlah Rp. 300.000 perbulan selama satu tahun.

Menyikapi edaran dari Menteri Desa PDDT, pada pagi ini Pemerintah Desa Nglebo Kecamatan Suruh bersama dengan BPD Nglebo menggelar dan melaksanakan musyawarah desa (Musdes) dalam rangka perencanaan kriteria penerima dan sasaran penerima bantuan langsung tunai dana desa (BLT DD) Tahun 2021 bertempat di Balaidesa Nglebo Kecamatan Suruh. Selasa (09/02)

Musyawarah Desa ini membahas tentang tata cara validasi, pendataan penetapan Keluarga Penerima Manfaat dan pelaksanaan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa tahun anggaran 2021. Acara ini dihadiri oleh Kepala Desa Nglebo Supriyanto, Ketua BPD Nglebo Romli Toha bersama dengan anggota, Bhabinkamtibmas Desa Nglebo Polsek Suruh Polres Trenggalek Aipda Endro TS, Para Ketua RT dan RW se Desa Nglebo

Supriyanto selaku Kepala Desa Nglebo dalam kesempatan itu menjelaskan supaya penjaringan keluarga penerima manfaat ini tidak boleh menerima bantuan sosial lainnya dan harus sesuai dengan administrasi serta persyaratan yang sudah ditetapkan agar nanti yang mendapatkan Bantuan Lansung Tunai Dana Desa (BLT-DD) ini maksimal dan tepat sasaran.

“Keterlambatan Musdes ini dibanding dengan desa lain atas pertimbangan efektivitas kegiatan dan hasil musyawarah atas kesepakatan bersama ini agar dipedomani dan saling menjaga serta regulasi penggunaan BLT DD harus secara tepat guna, tepat sasaran dan hindari doubling data,” pesan Supriyanto

Sementara itu Bhabinkamtibmas Desa Nglebo Polsek Suruh Polres Trenggalek Aipda Endro TS dalam kesempatan itu menyampaikan pesan pesan kamtibmas sekaligus mengajak kepada seluruh komponen masyarakat yang ada di desa Nglebo untuk bersama sama bersinergi menjaga kondusifitas kamtibmas sekaligus terus mensosialisasikan protokol kesehatan kepada warga

“Setiap ada suatu persoalan yang terjadi di tengah tengah masyarakat kami minta agar diselesaikan melalui tiga pilar kamtibmas terlebih dahulu dan jangan setiap permasalahan langsung dibawa ke jalur hukum,” kata Aipda Endro TS

Masih menurut Bhabinkamtibmas Desa Nglebo Polsek Suruh Polres Trenggalek bahwa untuk saat ini Kabupaten Trenggalek masuk dalam Zona Orange penyebaran Covid 19 untuk itu kita masih harus tetap meningkatkan kewaspadaan dan juga menerapkan protokol kesehatan secara ketat serta untuk saat ini Kampung tangguh semeru Desa Nglebo mendapatkan bantuan berupa televisi dari Kapolres Trenggalek untuk digunakan di ruang isolasi desa Nglebo Kecamatan Suruh

“Paska penetapan KPM BLT DD hindari konflik antar warga dan laksanakan keputusan musyawarah,” pungkas Aipda Endro TS

Berdasarkan pantauan dalam Musdes tersebut direncanakan akan disalurkan bantuan langsung tunai dana desa (BLT DD) kepada 16 KPM dari Desa Nglebo selama satu tahun dan per KPM akan mendapatkan bantuan sebesar Rp 300.000,- perbulan selama satu tahun