Percepatan Penanganan Cegah Covid-19, Desa Slawe Luncurkan KTS

Polres Trenggalek – Kepolisian Resort Trenggalek mengapresiasi dan mendukung kinerja Kades dan Aparat Desa, Satgas Covid-19 dan relawan Desa Slawe Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek dalam upaya percepatan penanganan cegah Covid-19 dengan mewujudkan Kampung Tangguh Semeru.

Kapolsek Watulimo Polres Trenggalek AKP Suraji, S.H., M.H mengatakan hal itu saat mewakili Kapolres Trenggalek pada peluncuran Kampung Tangguh Semeru di Desa Slawe yang ditandai dengan pemotongan pita dan pemukulan gong oleh Forkopimcam Watulimo. Kamis (18/2).

Selain Kapolsek, hadir pada acara itu Forkopimcam Watulimo, Kades dan perangkatnya serta Satgas Covid-19 maupun relawan.

“Kami dari Kepolisian sangat berharap dengan terwujudnya Kampung Tangguh Semeru ini bisa menjadi Desa  Tangguh dari segala aspek, karena ketangguhan dinilai dari kebersamaan dalam penanganan pencegahan penyebaran Covid-19 dan juga ketahanan pangannya,” ujar AKP Suraji

Lebih lanjut dirinya menjelaskan pelaksanaan Kampung Tangguh harus dijalankan secara maksimal. Hal ini sebagai langkah untuk menekan penyebaran Covid-19 dengan memperhatikan anjuran protokol kesehatan yang telah disepakati bersama.

Disampaikan juga oleh AKP Suraji, bahwa atas dasar kesadaran, inisiatif dan swadaya masyarakat murni, pihaknya berharap Desa Slawe ini bersama seluruh masyarakat siap melaksanakan penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid 19.

“Semoga semangat warga Desa Slawe ini dapat memotivasi desa desa lainnya untuk menjadi desa Tangguh.” lanjut AKP Suraji.

Sementara itu Camat Watulimo Edi Santoso, S.STP., M.Si dalam sambutannya juga menyampaikan ucapan selamat atas terbentuknya KTS ini. Keberadaan Kampung Tangguh ini diharapkan berjalan lurus dengan peran serta masyarakat secara langsung, sehingga selain melakukan pencegahan juga bisa memberikan edukasi tentang bahaya dan cara pencegahan virus tersebut.

“Kita bisa lihat sendiri, korban Covid-19 semakin banyak. Kampung Tangguh ini adalah salah satu upaya kita untuk menekan laju penyebaran Covid-19” Ujar Edi Santoso.

Edi menuturkan, pihaknya akan berupaya untuk membantu mencukupi fasilitas kampung tangguh semeru sehingga bisa digunakan sebagai tempat isolasi mandiri yang nyaman untuk meminimalisir munculnya klaster keluarga.

Seiring sudah diberlakukan PPKM mikro, pihaknya meminta masyarakat mentaati aturan yang ada, dan lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan. Sehingga keberadaan Kampung Tangguh semeru ini dapat berdaya optimal.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Kita semua harus bersinergi, gotong royong untuk penanganan Covid-19 ini” Ucapnya

Hal hal tersebut diharapakan mampu mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid 19 di desa khususnya, dan di kabupaten Trenggalek secara keseluruhan”, paparnya.

Dalam kesempatan tersebut, juga dilakukan peninjauan terhadap fasilitas penunjang, diantaranya ruang isolasi, dapur umum, tempat observasi dan lumbung pangan serta Posko PPKM Mikro dan KTS.