Sosialisasi Pra Program PTSL Tahun 2021 Dari BPN Kabupaten Trenggalek

Polres Trenggalek – Dalam rangka menjamin kepastian dan juga perlindungan hukum atas kepemilikan tanah masyarakat, Pemerintah Kecamatan Suruh bekerjasama dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Trenggalek pada pagi ini mengadakan pra sosialisasi dalam program pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL) tahun anggaran 2021 bertempat di Aula Kantor Kecamatan Suruh. Kamis (18/02)

Sosialisasi pra program pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL) tahun 2021 tersebut dihadiri oleh Perwakilan dari BPN Kabupaten Trenggalek Sarino, Pjs Camat Suruh Dwi Ratna Widyawati AP MM, Kapolsek Suruh Polres Trenggalek AKP Mujiat A, S.H, Danposramil Suruh Letda Inf Sutopo, Pjs Kepala Desa Mlinjon Suparman S.Sos beserta Sekdes, Kepala Desa Puru Juli beserta Sekdes, Kepala Desa Wonokerto Eko Wardono, S.Pd, beserta Sekdes Kepala Desa Nglebo Supriyanto beserta Sekdes dan Kepala Desa Ngrandu Suparni beserta Sekdes serta perwakilan Tomas dan Toga

Pjs Camat Suruh Dwi Ratna Widyawati AP MM dalam sambutannya menyampaikan ucapan salam dan selamat datang serta terimakasih kepada petugas dari BPN Kabupaten Trenggalek dan juga para peserta pra sosialisasi PTSL tahun 2021 di Aula Kantor Kecamatan Suruh

“Untuk Kecamatan Suruh Alhamdulillah tahun ini 2 desa yaitu Desa Gamping dan Desa Suruh Sudah Terealisasi terkait PTSL dan saat ini masih ada 5 desa yang belum terealisasi terkait PTSL, harapan kami dan mudah mudahan dari pihak BPN sesegera mungkin untuk bisa memberi gambaran ataupun merealisasi terkait Program PTSL di 5 Desa yang ada diwilayah Kecamatan Suruh,” kata Pjs Camat Suruh

Sementara itu Sarino perwakilan dari BPN Kabupaten Trenggalek dalam kesempatan itu menyampaikan ucapan salam dan juga terima kasih atas waktu dan kesempatan yang telah diberikan untuk melaksanakan pra sosialisasi program pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL)

“Untuk pengurusan PTSL harap tiap tiap desa membentuk Pokmas dan juga sosialisasi ataupun menyampaikan kepada warga masyarakat maupun Calon peserta terkait Program PTSL baik menyangkut administrasi dan lainnya seperti (KTP, KK, AKTE, Surat Tanah atau Segel),” tutur Sarino

Masih menurutnya bahwa warga masyarakat yang akan mengikuti program PTSL harus sanggup untuk mendampingi masalah pengukuran tanah sekaligus menjelaskan asal usul tanah dan dari pihak desa harus membuat Surat tembusan ke BPN Kabupaten Trenggalek terkait Pengajuan PTSL.

“Berdasarkan pengalaman yang sudah sudah atau hambatan yang di alami di lapangan berasal dari warga atau calon peserta PTSL untuk menghindari hal hal semacam itu tidak terjadi agar para Kepala Desa harus benar benar mensosialisasikan kepada warganya tentang program PTSL ini,” terang Sarino

Sementara itu Kapolsek Suruh Polres Trenggalek AKP Mujiat A, S.H dalam kesempatan itu menyampaikan ucapan terima kasih kepada petugas dari BPN Kabupaten Trenggalek yang telah memberikan sosialisasi dan edukasi tentang pengurusan PTSL dan juga surat surat kelengkapan dalam pengurusan PTSL

“Kami titip pesan kepada para peserta pra sosialisasi PTSL untuk terus mensosialisasikan tentang adaptasi kebiasaan baru ditengah pandemi Covid 19 dengan menerapkan protokoler kesehatan secara ketat seperti menjaga jarak, menggunakan masker, mencuci tangan dengan mengunakan sabun antiseptik dan air yang mengalir atau menggunakan handsanitazer, menghindari kerumunan atau tidak berkerumun, mengurangi mobilisasi,” ucap Kapolsek Suruh AKP Mujiat

“Berdasarkan instruksi untuk saat ini semua desa harus dibentuk sebagai kampung tangguh untuk itu kami minta kepada para kepala desa dan perangkat desa untuk bersinergi dan bekerja sama dengan bhabinkamtibmas dan babinsa serta elemen masyarakat yang ada di desa mewujudkan kampung tangguh demi untuk memutus mata rantai penyebaran Covid 19 ini,” pesan Kapolsek Suruh AKP Mujiat A